Kerinci

Breaking news !! Saat Dibutuhkan Mobil Damkar kec.Depati Tujuh kab Kerinci Hanya Jadi Pajangan

Sergapreborn kab.Kerinci. Slogan Damkar adalah Yudha Brama Jaya dan tercantum dalam logo Damkar, arti Yudha Brama Jaya adalah kemenangan dan keberhasilan dalam perang melawan kebakaran.

Namun di kabupaten Kerinci prov.Jambi sangat disayangkan motto tersebut tidak disertai dengan fasilitas memadai. Disaat masyarakat membutuhkan bantuan ketika terjadi kebakaran seperti di kecamatan Depati Tujuh, mobil Damkar tidak bisa digunakan hanya jadi pajangan dan ini merupakan kejadian yang kedua kalinya.

Hari Rabu,19/6/2024 sekitar pukul 14.00 Wib di desa Kubang Gedang hampir terjadi kebakaran yaitu rumah Noverial atau yang lebih dikenal dengan nama abak Bintang.

Hasil konfirmasi awak media SERGAPreborn dengan abak Bintang mengatakan, “Saat kejadian kami berada dalam rumah, terdengar warga berteriak ada api-api. Lalu kami keluar rumah, memang terlihat api diatas yang menjalar ketiang. Alhamdulillah atas kerjasama warga api, dapat dipadamkan dan setelah itu baru 3 unit mobil pihak pemadam kebakaran kab.Kerinci datang, untuk sementara penyebabnya karena arus pendek.”

Dari keterangan petugas pemadam kebakaran kec.Depati Tujuh dilokasi menyampaikan bahwa mobil Damkar didatangkan dari Semurup, Sungai Abu dan Bukit Tengah. Sedangkan 1 mobil Damkar yang ada di kec. Depati Tujuh sedang rusak sudah 3 bulan.

Terlihat dilokasi hadir Waka Polres Kerinci, yang sempat juga bersama warga mendorong 1 unit mobil Damkar yang mogok.

Sikorman aktivis LSM Fakta menyampaikan kepada awak media, “Kami prihatin apa yang terjadi di masyarakat ketika masyarakat membutuhkan armada pemadam kebakaran di kecamatan namun tidak bisa digunakan dengan alasan rusak dan harus menunggu armada dari kecamatan lain sehingga membutuhkan waktu yang cukup lama untuk memadamkan api. Namun kami solid dengan masyarakat yang bahu membahu memadamkan api dengan alat sederhana ( ember ).”

“Kami dari LSM Fakta minta kepada Pj.Bupati Kerinci untuk mengevaluasi kinerja dinas Damkar Kerinci, patut dipertanyakan anggaran pemeliharaan armada Damkar, ada armada rusak berbulan-bulan tidak diperbaiki, jangan sampai masyarakat dirugikan karena oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab, apalagi ada kejadian Waka Polres bersama warga ikut dorong 1 unit mobil Damkar yang mogok, sungguh miris.”Tutup Sikorman.

( Sergapreborn-bers )

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button