Kalimantan Tengah

Kejaksaan Negeri Kotim, Genjot Dugaan Perekrutan Tenaga Kontrak yang Beraroma Pungli

Sergapreborn,  Sampit – Kalteng.

Kejaksaan Negeri Kotawaringin Timur resmi menerbitkan surat perintah penyelidikan dalam kasus dugaan suap perekrutan tenaga kontrak.

Bahkan sejumlah saksi sudah mulai diminta keterangannya oleh penyidik tindak pidana korupsi pada Kejaksaan Negeri Kotawaringin Timur.

Ketua tim penyidik, Trio Andi Wijaya saat dikonfirmasi ikhwal pemeriksaan tersebut membenarkannya, Rabu, 12 Mei 2021 saat dikonfirmasi.

“Benar sudah banyak saksi yang kita periksa, ada dari tenaga kontrak, kepala desa hingga pejabat pada instansi terkait,” kata Trio melalui sambungan seluler.

Namun terkait hasil pemeriksaan Kasi Datun Kejaksaan Negeri Kotawaringin Timur ini masih belum mau membukanya dengan alasan perkara itu belum naik ke tingkat penyidikan.

Namun demikian dari sejumlah saksi yang diperiksa sudah mulai mengerucut, bahkan ada saksi dari tenaga kontrak itu sendiri mengaku langsung menerima SK pengangkatan sebagai tenaga kontrak tanpa mengajukan surat lamaran.

“Saksi masih kita panggil, siapa saja yang mengetahui dsn diduga terlibat dalam praktik ini kami panggil,” tandasnya.

Seperti diketahui pada awal 2021 ini ada sekitar 500 lebih tenaga kontrak yang diterima mulai dari pegawai pada SOPD, guru hingga tenaga kesehatan.

Kejari Kotim menelisik kasus ini setelah adanya dugaan suap yang dilakukan untuk menjadi tenaga kontrak, dengan nilai hingga puluhan juta rupiah.

Kasus ini juga sempat menuai polemik di lingkungan DPRD Kotawaringin Timur, bahkan anggota Komisi I DPRD Kotawaringin Timur Khozaini sebelumnya mendukung kasus ini diungkap. Karena penerimaan tenaga kontrak itu dianggap terlalu berlebihan dan ada indikasi penyalagunaan jabatan itu tudak bisa dibiarkan,” ungkapnya.
( Kar )

Sergapreborn

Menegakan Kebenaran Demi Hukum

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button