Sergap Reborn

Kemelut Sampah Kota Sungai Penuh

Sampah
Sergapreborn Kota Sungai Penuh. Permasalahan sampah di Kota Sungai Penuh menjadi sorotan masyarakat, setelah penutupan dan penolakan TPA warga desa RKE, pemblokiran jalan masuk ke TPA wilayah tanah Ulayat 3 luhak 4 desa Belui oleh masyarakat 4 desa Belui dan ada mobil dump truk DLH yang terjebak warga didaerah Tanjung bunga kec.Tanah Kampung sedang membuang sampah, serta diduga keras sampah Kota Sungai Penuh dibuang di 5 titik wilayah TNKS.

Senin, 6/6/2022 pukul 18.00 Wib warga desa Sungai Ning kec.Sungai Bungkal melakukan penghadangan terhadap 2 mobil dump truk sampah yang akan melewati jalur KM 11. Masyarakat merasa keberatan desa nya dijadikan TPA kota Sungai Penuh.

Penelusuran awak media SERGAPreborn bersama 2 orang aktivis Senin, 6/6/2022 pukul 21.00 Wib, Pemuka masyarakat, pemuda dan alim ulama desa Sungai Ning mengadakan musyawarah desa di Masjid turut hadir Plt.Kasat Pol PP Kota Sungai Penuh yang mewakili pihak Pemkot Sungai Penuh.

Konfirmasi awak media SERGAPreborn dengan Plt.Kasat Pol PP Erizal, mengatakan bahwa, “Saya mewakili Pemkot Sungai Penuh untuk musyawarah dengan masyarakat dan malam ini belum ada kata sepakat bersama terkait mobil dump truk milik DLH untuk melewati jalur ini dan izin membuang sampah di KM 11 Padang Tinggi. Masyarakat masih perlu musyawarah desa lagi. Sehingga malam ini tidak ada aktivitas pembuangan sampah.”

Minggu,5/6/2022 penelusuran awak media dan 2 orang aktivis dilokasi yang akan dijadikan TPA dari keterangan warga, ada di tanah milik pribadi oknum pejabat Pemkot Sungai Penuh KM 11 Padang Tinggi. Tampak ada 2 alat ekskavator yang sedang bekerja dan sudah ada sampah yang dibuang dijurang dan ditimbun tanah pada malam sebelumnya.

( SERGAPreborn-bers )

Exit mobile version