Keterlaluan, “Pengerjaan Fisik Jln.Usaha Tani Desa Pondok Kerinci Dikerjakan Semaunya Oleh Ridwan Pjs.Kades “

0
86

Kerinci – Sergapreborn

Seorang kepala desa sementara atau yang lebih sering disebut Pjs.Kades seharusnya bisa berbuat yang terbaik untuk desa yang dipimpinnya walaupun menjabat hanya hitungan bulan, tetapi hal itu tidak berlaku untuk Ridwan Pjs. Kades Pondok Kerinci. Justru dimanfaatkan untuk mengeruk keuntungan sebanyak-banyaknya tanpa memikirkan resiko yang akan diterima, terlebih Ridwan adalah seorang ASN di kecamatan Bukit Kerman sebagai Kasi Pemerintahan.

Banyak Anggaran Dana Desa yang terbuang percuma dan masuk kekantong pribadi. Laporan dari masyarakat dan hasil investigasi yang dilakukan oleh awak media Sergapreborn dan anggota LSM Fakta dilapangan ( Minggu /28/3/2021 ) sungguh tidak masuk akal, setelah menelusuri kembali hasil pekerjaan fisik Jalan Usaha Tani yang telah dilaksanakan oleh Pjs.Kades Pondok, Bagaimana bisa jalan itu disebut “Jalan Usaha Tani ?” Yang tampak batu-batu ditumpuk kiri kanan bahu jalan, ruas jalan amburadul, dan ujung jalan buntu tidak tentu arah serta jalan usaha tani yang seharusnya 800 meter tetapi yang dikerjakan hanya 500 meter ( keterangan Nara sumber ). Di duga telah terjadi penggelapan dan penyimpangan anggaran yang dilakukan oleh Ridwan.

Awak media Sergapreborn dan anggota LSM berusaha untuk menemui Ridwan dikediamannya tetapi tidak ada ditempat , “Sedang pergi ke ladang” kata istri Pjs kades

Saat dikonfirmasi pada waktu yang lalu ( 22/3/2021 ) Pjs.kades Ridwan tidak kooperatif dan mengalihkan agar awak media Sergapreborn mencari keterangan dari Sekdes Pondok karena jelasnya sekdeslah yang mengerjakan semua. Serta mempersilahkan “Ibu sebagai wartawan dan Bapak sebagai LSM melaksanakan tugasnya sendiri dan saya sebagai kades melaksanakan tugas saya”Tegas Ridwan. Dengan perkataan seperti itu menunjukan bahwa Pjs.Kades sangat menantang dan seolah keberatan dengan adanya wartawan dan LSM saat diminta konfirmasi.

Pada hari yang sama dilakukan juga pertemuan dengan sekdes dikediamannya. Sekdes menjawab semua pertanyaan yang di sampaikan. “Tdak habis fikir kenapa Pjs Kades melimpahkan semua persoalan ke saya padahal saya tidak dilibatkan dalam hal anggaran, Pjs.Kades hanya menyerahkan SPJ yang telah dikerjakan oleh Pjs.Kades.” Ujar sekdes.

Dengan menyalahkan Sekdesnya, Pjs.Kades seperti cuci tangan atas kesalahan yang dilakukan nya. Tetapi Allah telah berkehendak lain sekdes Pondok Syafril telah meninggal dunia ( Sabtu/27/3/2021 ). Pertanyaan sekarang , Siapa lagi yang akan disalahkan oleh Ridwan Pjs.Kades Pondok ?

( EKA )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here