Singa Penuh

Kisruh Pemilihan BPD, Hak Suara Hilang Karena Ambisi Jabatan

Kota Sungai Penuh. – Sergapreborn

Pemilihan anggota BPD seharusnya bisa menjadi awal untuk desa berbenah dan menjadikan harapan baru bagi warga desa karena dengan terpilihnya anggota BPD yang baru akan membawa perubahan dan pengawasan Anggaran desa yang lebih ketat, sehingga tugas dan fungsi BPD bisa berjalan dengan sebagaimana mestinya.

Hasil investigasi awak media Sergapreborn dan Tim di lokasi pemilihan suara BPD Koto Dumo, Kamis 10/6/2021 dari awal terjadi kejanggalan. Terlihat terpal penutup lokasi pemilihan yang tinggi hanya menyisakan tempat masuk dan keluar pemilih, sehingga warga tidak bisa melihat kejadian didalam. Saksi berada diluar, pemilik suara yang sah dan berhak untuk memilih dari keterwakilan perempuan tidak bisa memilih karena tidak ada dalam DPT. Dari beberapa calon anggota BPD yang ikut pemilihan terdapat 2 orang oknum TNI. Salah satu oknum masih menjabat sebagai ketua BPD, Tapi pada waktu pemilihan fungsi dan tugasnya jadi pertanyaan. Karena tidak menggunakan pakaian sipil serta tidak duduk bersama calon lain.

Waktu pemilihan berlangsung terjadi keributan, dimana beberapa pemilih dari keterwakilan perempuan diprotes untuk memilih oleh seorang warga yang merasa lebih punya hak suara dari keterwakilan perempuan, Sebut saja inisial N.
Dari hasil wawancara dengan awak media Sergapreborn N, diketahui bahwa N tidak mengetahui nama dalam DPT keterwakilan perempuan sudah diganti oleh Ketua Panitia padahal SK PKK Dasawisma belum ada pergantian sampai sekarang dan tidak pernah ada rapat dalam PKK untuk pergantian. Kenapa hak pilihnya hilang ? Akhirnya beberapa pemilih untuk keterwakilan perempuan dipending Ketua Panitia, tapi sampai akhir pemilihan tidak ada kejelasan tentang hal itu. Keesokkan hari Ketua panitia titip pesan melalui saudara N dengan mengatakan bahwa N sudah dilaporkan ke Kodim karena menghina isteri TNI dan N akan dipenjara. Hari Senin, 14/6/2021. Merasa tidak terima atas perlakuan yang tidak adil dan merasa terancam maka N berinisiatif ke Kodim menceritakan semua kejadian yang dialaminya.”Saya ingin mendapatkan perlindungan dan perlakuan hukum yang sama, Apakah karena isteri TNI dapat berbuat seenaknya ?” Ungkap N

Dimana pada saat terjadi keributan seorang warga masuk ke lokasi pemilihan, memukul meja dan menendang kursi. Setelah ditelusuri ternyata orang tersebut anak dari salah satu calon BPD dari oknum TNI dan masih sebagai Ketua BPD serta orang tersebut merupakan oknum Polri. Dan warga yang diprotes adalah ibunya. Sehingga tampak dalam video oknum TNI membisikkan sesuatu kepada awak media dan Tim, untuk tidak mengekspos keributan ini.

Dengan kejadian itu diDuga ada permainan Kepala Desa Elya Harja dan Ketua panitia pemilihan untuk memenangkan beberapa calon. Ketua panitia diDuga sudah menghilangkan hak pemilih suara sah. Yang seharusnya sebagai Ketua panitia dapat berlaku adil dan netral.

Sehari sebelumnya awak media
Sergapreborn dan Tim berhasil mewawancarai Elya Harja diruang kerjanya, menanyakan tentang hak suara dari keterwakilan perempuan. Apakah ada pergantian pengurus Dasawisma PKK ? Dijawab Kades, tidak ada pergantian, masih tetap SK pengangkatan tahun 2018 sampai sekarang, hanya yang meninggal diganti. Bagaimana bisa Ketua Panitia membuat DPT keterwakilan perempuan tanpa mengindahkan SK yang dikeluarkan Kades ?

Camat Tanah Kampung Junaidi, Spd.,MM saat sidak kelokasi pemilihan didesa Koto Dumo sempat diwawancara awak media Sergapreborn Kamis,10/6/2021mengatakan ” Di Kec.Tanah Kampung hari ini dua desa yang melaksanakan pemilihan BPD yakni desa Mekar Jaya dan desa Koto Dumo, harapan yang memang kami tuntut untuk pelaksanaan pemilihan secara demokratis, berdasarkan keterwakilan KK, kalau Perwako Sungai Penuh berdasarkan unsur tidak pas untuk desa tapi ini yang terbaik untuk desa dengan dilalui dulu musyawarah desa”. Selanjutnya Camat memerintahkan Ketua panitia untuk menurunkan setengah terpalnya. Agar sesuai Azas Luber-Jurdil.

( EKA )

Sergapreborn

Menegakan Kebenaran Demi Hukum

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button