Ciamis

Pemalsuan Tanda Tangan PJS Kades Cibadak Berakhir Islah

CIAMIS, SERGAPreborn

Polemik pemalsuan tandatangan milik inisial IZT salah satu staf Kecamatan Banjarsari yang pernah menjabat PJS Desa Cibadak, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Yang sebelumnya ramai dalam pemberitaan akhirnya berakhir damai menempuh jalur islah.

Sebelumnya, Jumat (26/02/2021) diberitakan inisial IZT tanda tangannya di palsukan oleh salah satu pegawai Desa Cibadak atas dasar perinatah atasannya.

Akhirnya Dedi Iwa Saputra selaku Camat Banjarsari memanggil kedua belah pihak untuk menyelesaikan permasalahan tersebut dan disaksikan oleh Ketua BPD Desa Cibadak, beberapa perangkat Desa serta Ketua APDESI Kecamatan Banjarsari.

Saat dimintai keterangan oleh beberapa awak media, Dedi Iwa Saputra mengatakan bahwa dalam permasalahan tersebut terjadi missed komunikasi

“Setelah saya mendengakan keterangan serta kronologis dari semua pihak, baik dari Kepala Desa maupun dari perangkatnya dan beberapa saksi serta dari IZT sendiri, bisa disimpulkan bawha hal ini terjadi adanya missed komunikasi saja” ungkapnya. Senin (01/03/2021)

“Memang benar Kepala Desa tidak pernah memerintahkan perangkatnya untuk memalsukan tanda tangan IZT, dia hanya menyuruh pada bawahannya untuk segera mebereskannya terkait Perdes di APBDes 2021”

“Namun Jalil selaku bawahannya salah dalam menafsirkan ucapan atasannya tersebut, sehingga terjadilah polemik seperti sekarang ini” terangnya.

Sementara IZT yang tandatangannya dipalsukan, dirinya telah sadar dan legowo, serta tidak akan membawa perkara tersebut ke ranah yang lebih jauh.

“Saya sangat menghargai upaya mediasi yang di lakukan pihak kecamatan Banjarsari. Masalah sudah clear, dan sudah islah dengan pihak Desa, dan saya tidak akan membawa permasalahan ini ke ranah hukum” ungkap IZT

Ditempat yang sama, H.Ramli selaku
Ketua APDESI Kecamatan Banjarsari menambahkan, bahwa kejadian ini merupakan pembelajaran bagi kita semua.

“Berharap untuk kedepannya, Pemerintahan Desa Cibadak harus lebih menjalin komunikasi juga silaturahmi yang baik dengan sesama perangkat desa maupun dengan pihak Kecamatan Banjarsari.

“Saya juga berharap publik bisa menghargai dari hasil mediasi yang di lakukan oleh pihak Kecamatan, dengan adanya kesepakatan islah dari ke dua belah pihak ini, maka selesai lah permasalahan tersebut, ini hanya sebatas Miss komunikasi saja dan kita ambil hikmah dari kejadian ini” pungkasnya.

(Cemoy)

Leave a Comment

Your email address will not be published.

You may also like

Read More