Cimahi

Terduga Pelaku Pembunuhan Di Gunung Bentang Ditemukan Gantung Diri

Sergapreborn Polres Cimahi Polda JabarKabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol. Ibrahim Tompo beserta Kapolres Cimahi AKBP Imron Ermawan, S.H. S.I.K., M.H., Gelar Konfrensi Pers terkait kasus Penganiayaan Berat alias Pembunuhan yang mengakibatkan korban meninggal dunia di wilayah hukum Polsek Padalarang Polres Cimahi Polda Jabar.

Dalam keterangannya Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol. Ibrahim Tompo membenarkan bahwa Pada hari Minggu tanggal 08 Mei 2022 sekitar Pukul 10.00 WIB di Kp. Gunung Bentang RT. 04 RW. 14 Desa Jayamekar Kecamatan Padalarang  Kabupten Bandung Barat, telah terjadi Penganiayaan Berat yang mengakibatkan korban meninggal dunia yang diduga dilakukan oleh pelaku Sdr. (Mul) kemudian Setelah anggota Polsek Padalarang melakukan pengecekan di TKP membenarkan telah Penganiayaan Berat yang mengakibatkan korban meninggal dunia lalu Polres Cimahi melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku, tuturnya.

Setelah mendapat laporan Tim Gabungan Polres Cimahi dan Polsek Padalarang bergerak cepat melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku selama 5 (lima) hari sejak hari Minggu tanggal 08 Mei 2022, di Area Pegunungan Gunung Bentang, Gunung Bendera, Gunung Halimun dan Jembatan Kuning Kota Baru Padalarang, berdasarkan keterangan saksi Sdr. D, Sdr. S, Sdri. A, Sdri. E dan Sdri W sempat melihat / berpapasan dengan terduga pelaku ML.

Dalam press rillis di mako Polres Cimahi Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol. Ibrahim Tompo pun menerangkan, setelah anggota melakukan pengejaran selama 5 (Lima) hari, Pada hari Kamis tanggal 12 Mei 2022 sekitar pukul 06.00 Wib di Kampung Gantungan Rt.001 Rw.013 Desa Jayamekar Kecamatan Padalarang Kabupaten Bandung Barat telah ditemukan mayat seorang Laki – laki yang diduga adalah terduga pelaku tindak pidana pembunuhan dengan kondisi gantung diri di belakang perkebunan warga yang ditemukan oleh saksi Sdr. J dan Sdri. I yang selanjutnya saksi memberitahukan penemuan tersebut kepada pihak kepolisian, kemudian mayat tersebut di evakuasi dan di bawa ke rumah sakit Sartika Asih guna dilakukan Otopsi, terangnya.

Sesuai dengan Pasal 109 ayat 2 KUHAP
dalam hal penyidik menghentikan penyidikan karena tidak terdapat cukup bukti atau peristiwa tersebut ternyata bukan merupakan tindak pidana atau penyidikan dihentikan demi hukum maka penyidik, memberitahukan hal itu kepada Penuntut umum, tersangka atau keluarganya
Berdasarkan Norma diatas terhadap penyidikan kasus ini akan dilakukan SP3 dengan dasar Asas demi hukum karena tersangka meninggal dunia, ungkapnya

YN
 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button