Kalimantan Tengah

Penahanan Mantan Kades Kandan Mempermudah Persidangan Tipikor Kalteng

Berita Viral

Sergapreborn, Sampit

Kepala Kejaksaan Negeri Kotawaringin Timur, Erwin Purba melalui Kasi Pidana Khusus, Jhon Key mengatakan penahan yang dilakukan terhadap mantan kepala Desa Kandan Wartono Suharjo untuk mempermudah proses persidangan dalam kasus dugaan korupsi keuangan desa.

“Karena dalam waktu ini kita akan limpahkan perkara ini ke Pengadilan Tipikor Palangka Raya, sehingga itulah jadi salah satu alasan kami melakukan penahanan,” ucapnya, Kamis, 24 Juni 2021.

Jhon saat dibincangi wartawan Sergapreborn, mengaku ada 3 jaksa yang sudah ditunjuk sebagai penuntut umum dalam kasus tersebut, diantara Yugo Susandi, Pintar Simbolon dan Rahmi Amalia.

Jhon juga mengatakan setelah perkara tersebut dilimpahkan ke pengadilan, untuk penahanan tersangka juga dipindah ke rumah tahanan negara di Palangka Raya.

Seperti diketahui dalam kasus ini dijelaskan Jhon, berdasarkan audit ditemukan kerugian negara sebesar Rp 828.483.988 dari keuangan di Desa Kandan, Kecamatan Kota Besi, Kabupaten Kotawaringin Timur pada tahun anggaran 2015, 2016 hingga 2017.

Akan tetapi kata Jhon sebagian ada dikembalikan sehingga masih tersisa Rp 798.854.167 sebagai kerugian dalam kasus itu.

Di mana pada saat menjabat sebagai Kades Kandan, tersangka mendapatkan alokasi pendapatan belanja desa dari dana desa dan alokasi dana desa pada 2015 sebesar Rp 1.591.272.000, 2016 sebesar Rp 1.559.514.000 dan pada 2017 sebesar Rp 1.707.007.000. Ungkapnya.
( Kar )

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button