Ciamis

Program P3 _ TGAI Sukahurip Di Duga Korupsi Bahan Material

Sergap Reborn Ciamis _

Dengan maraknya Pembangunan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi ( P3 _ TGAI ) dengan Pelaksana P3A. Sukahurip Jaya Mukti yang dari Dana Anggaran Pembelanjaan Negara ( APBN ) Senilai Bantuan 195.000.000,_ ( Seratus Sembilan Puluh Lima Juta Rupiah ) Tahun Anggaran 2021 dengan Pelaksanaan 60 Hari Kerja Untuk Peningkatan Jaringan Irigasi Pemukiman di Desa Sukahurip Kec. Cihaur Kab. Ciamis.

Dengan pengerjaan tersebut sangat sangat mengagetkan dalam hal terutama material pemasangan pondasi batu kali, dengan itulah semua pemasangan batu kali tersebut itu hanya memamfa,atkan dari semua yang ada di tempat dan bukannya pemasangan pondasi bulan memakai batu belah gunung walaupun kekuatan batu berbeda lebih kuat, yang di khawatirkan justru batu kali tersebut sangat beda jauh dengan kekuatan rekatan material di karnakan batu tersebut licin dan tidak akan senyawa denga material campuran antara pasir dan semen.

Ketika kami dan Rekan rekan Tim Investigasi lapangan Kontol Sosial mengenai pekerjaan P3TGAI sangat sangat aneh dan berani memakai bahan material batu kali.

Di salah satu Narasumber yang tidak mau di sebutkan ya mengatakan, bahwa pekerjaan ini total panjang 600 meter dan semua untuk pemasangan pondasi dari bahan material batu kali dengan cara memamfa,atkan barang yang sudah ada ( Dekat ) karna kalau kita beli batu belah gunung jelas harganyapun juga mahal dan di perkirakan 1 truk dengan harga Rp. 1.000.000._ ( Satu Juta Rupiah ) dan itu lebih jauh dengan harga batu kali yang ada di seputaran ini hanya dalam 1 kubik harganya cuma Rp. 200.000._ ( Dua Ratus Ribu Rupiah ) Katanya.

Kalau kita pelajari tentang pembelanjaan tersebut itu sangat sangat menyimpang di karnakan uang yang harus di belanjakan untuk material batu belah gunung malah di sampingkan hanya belanja ke batu kali walaupun murah tapi tidak masuk kapasitas pembangunan pemasangan di seputaran irigasi, dengan dugaan uang yang harus di belanjakan malah itu dapat mengurangi dari dana yang sudah ada ( Di Korupsi ) karna belanja batu belah terlalu mahal jadi yang sudah ada saja pakai di karnakan sangat murah.

Dalam pemakaian semua batu kali itu di perhitungkan kurang lebihnya 150 kubik dari panjangnya pekerjaan, sehingga kalau kita kalkulasikan jelas dana sebesar Rp. 30.000.000._ ( Tiga Puluh Juta Rupiah ) di duga embat oleh Panitia Pelaksana P3 _ TGAI yang berinisial ” M ” ataupun nantinya ada bagi bagi hasil dengan Rekan rekan kerjanya.

Ketika itu kami dan rekan rekan mencari ketua pelaksana tersebut itu sangat sangat susah karna ketua pelaksana di duga pula umpertin pekerja biar supaya tidak dapat menemui kami yang lagi bertugas dan sangat molornya juga ketua panitia ketika di konfirmasi melalui Hand Phone dia menjawab tidak tau karna kami waktu Bintek juga tidak hadir ( Ikut ) maka untuk itulah kejelasan di lapangan sangat sangat mengagetkan karna adanya molor ketua pelaksana P3 _ TGAI.

Maka untuk itu Khususnya Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Direktorat Jendral Sumber Daya Air Satker Oprasi dan Pemeliharaan SDA Citanduy PPK Oprasi Dan Pemeliharaan SDA II agar supaya cepat tanggap untuk Cros Cek lapangan dalam pengerjaan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi ( P3 _ TGAI ) sehubungan banyak manipulasi dana tersebut di karnakan dana yang seharusnya di peruntukan kebutuhan material P3 _ TGAI malah ini hanya mengambil material dari yang sudah ada dalam arti hanya pemamfa,atan di sekitaran lokasi pekerjaan.

JOHAN J

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button