Beranda Bandung Gebyar Bandung Utama 2026 Dekatkan Beragam Layanan Publik kepada Warga

Gebyar Bandung Utama 2026 Dekatkan Beragam Layanan Publik kepada Warga

24
0

Sergapreborn Bandung – Pemerintah Kota Bandung kembali menghadirkan Gebyar Bandung Utama sebagai upaya mendekatkan berbagai layanan publik kepada masyarakat.

Kegiatan yang memasuki pelaksanaan ketiga tersebut digelar di Lapangan TVRI Jawa Barat, Jalan Cibaduyut, Minggu, 20 September 2026.

Kegiatan berlangsung sejak pagi hingga menjelang siang dengan menghadirkan beragam pelayanan dari sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Kota Bandung bersama instansi lainnya.

Sekretaris Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bandung, Apep Insan Parid mengatakan, Gebyar Bandung Utama merupakan bagian dari gerakan Bandung Unggul Melayani Warga yang menitikberatkan pada kemudahan dan kedekatan akses pelayanan bagi masyarakat.

“Gebyar Utama ini semacam gebyar pelayanan. Bapenda Kota Bandung berkolaborasi dan bersinergi dengan beberapa OPD Kota Bandung serta instansi di luar Kota Bandung,” ujar Apep.

Salah satu layanan yang menjadi perhatian masyarakat yakni pelayanan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang disediakan Bapenda Kota Bandung.

Melalui layanan tersebut, masyarakat dapat mengurus kebutuhan administrasi perpajakan, termasuk layanan PBB Rengse Sapoe yang memungkinkan proses administrasi diselesaikan pada hari yang sama.

Selain layanan PBB, masyarakat juga dapat memanfaatkan pelayanan pembayaran pajak kendaraan bermotor melalui Samsat, konsultasi dokumen dan persoalan pertanahan dari Kantor Pertanahan Kota Bandung, serta sejumlah pelayanan lainnya.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandung turut memberikan edukasi mengenai pencegahan dan penanganan kebakaran ringan, khususnya potensi kebakaran di lingkungan rumah seperti akibat penggunaan kompor gas.

Sementara itu, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian menyediakan sejumlah layanan, mulai dari pembagian bibit tanaman dan ikan hias hingga pemeriksaan kesehatan hewan secara gratis.

Layanan tersebut juga mencakup pemeriksaan hewan peliharaan seperti kucing, termasuk sterilisasi dan vaksinasi rabies.

Masyarakat juga dapat memperoleh kebutuhan pokok melalui bazar murah yang dihadirkan Dinas Perdagangan dan Perindustrian. Bagi pelaku usaha perseorangan berisiko rendah, DPMPTSP menyediakan layanan penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB).

Pelayanan administrasi kependudukan turut dihadirkan melalui perekaman KTP elektronik dan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).

Selain itu, masyarakat dapat memanfaatkan pemeriksaan kesehatan gratis yang disediakan Puskesmas Puter.

Kegiatan juga diramaikan oleh pelaku UMKM lokal dari sejumlah wilayah kecamatan yang menawarkan berbagai produk makanan rumahan. Sementara bagi anak-anak, tersedia hiburan dan permainan, termasuk wahana flying fox.

Bagi masyarakat, pelaksanaan Gebyar Bandung Utama pada hari libur memberikan kemudahan tersendiri karena pelayanan dapat diakses tanpa harus meninggalkan aktivitas pekerjaan pada hari kerja.

Salah satunya dirasakan Widiani, warga Muhammad Toha, Bandung, yang memanfaatkan kegiatan tersebut untuk membayar PBB sekaligus mengikuti pemeriksaan kesehatan.

“Memudahkan. Tidak perlu hari kerja, karena kadang bentrok dengan pekerjaan rutin. Kalau hari weekend seperti ini, kita bisa memanfaatkan waktu libur sambil olahraga,” ujarnya.

Widiani menilai, kehadiran sejumlah layanan dalam satu lokasi membuat masyarakat dapat menyelesaikan beberapa kebutuhan sekaligus. Selain membayar PBB, ia juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk melakukan pemeriksaan kesehatan, termasuk pengecekan gula darah.

Hal serupa disampaikan Tia, warga Cibaduyut. Ia mengaku terbantu dengan pelayanan PBB yang tersedia dalam kegiatan tersebut karena prosesnya dinilai lebih praktis.

“Alhamdulillah ada keringanan. Yang tadinya enggak tahu jadi tahu. Kalau sekarang sehari beres. Lebih enak dan lebih praktis,” katanya.

Menurut Tia, sebelumnya terdapat kondisi tertentu yang membuat proses pembayaran PBB harus dilakukan ke lokasi pelayanan tertentu. Dengan adanya layanan yang hadir lebih dekat dengan masyarakat, proses tersebut menjadi lebih mudah.

Ia juga berharap kegiatan serupa dapat terus menghadirkan layanan kesehatan yang dapat dimanfaatkan masyarakat, termasuk pemeriksaan mata. (Mulyani)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini