Sergapreborn Purwakarta Pada pagi hari Senin, 30 Juni 2025, suasana emosi dan kebanggaan mengelilingi Taman Mayadataru di Pulwa Cartary. Sebanyak 73 anggota Pramuka Fon Purwa Karta Return secara resmi dikeluarkan untuk berpartisipasi dalam Jambori Regional Java Barat (Jamda) pada tahun 2025.
Scout, yang terdiri dari 33 putra dan 41 wanita, mewakili 14 cabang atau distrik di lingkungan Pulwakarta dan siap untuk mencapai kesuksesan dan pengalaman yang berharga di perkemahan Karankitri Bekasi Regency pada 1-5 Juli 2025.
Rilis Skuad Purwakarta dikunjungi secara langsung oleh Wahyu Wibisisono, sekretaris cabang Kwartir dari gerakan Purwakarta Regentcy Scout, dan Bupati Bupati Purwakarta dan Saepul Bahri Binzein (Om Zein) dari Dewan Pengembangan Zweig.
Wahyu Wibisono mengatakan 73 pengintai tingkat sekolah menengah menjalani proses seleksi dan pelatihan intensif sebelum dipilih untuk mewakili Kabupaten Purwakarta. Om Zein memberi peserta pesan yang mendalam dan antusias. Dia menekankan pentingnya kemerdekaan, kesabaran dan kewaspadaan ketika dia mengikuti Jamda.
“Pelatihan pasien, latihan alarm, pelatihan independen. Anda harus mandiri di sana. Bergantung pada guru, pelatih, orang tua atau rekan Anda,” perintah Om Zein. Dia juga mengingatkan saya tentang pentingnya menjaga kesehatan dan antusiasme sehingga kegiatan Jamda dapat dilakukan bersama dengan keberuntungan. “Sing SaleHat, bernyanyi dengan lancar, dan nyanyikan saudara perempuan Banja di Ditu (dia pasti sehat, halus dan bahagia di sana). Alisnya mengerutkan kening tidak akan meninggalkanmu di rumah dengan penuh semangat.”
Suasana dihangatkan dengan pesan yang antusias dan berkah dari orang tua dan pelatih. Para pengintai terlihat keras dan antusias dan siap menghadapi tantangan dan pengalaman baru di Jamda West Java 2025. Mereka menciptakan nama Bupati Purwakarta, membawa harapan besar untuk menunjukkan semangat pengintaian yang tinggi.
Jamda West Java 2025 akan menjadi acara pembelajaran luar ruang yang efektif untuk merancang karakter, kepemimpinan, dan kerja tim. Om Zein berharap bahwa peserta dapat membawa pengalaman berharga, semangat persatuan dan komitmen untuk tinggal di rumah dan berkontribusi bagi masyarakat.
Publikasi kondisi ini dengan cepat menjadi penting, menandai langkah pertama dalam perjalanan pengintai muda di Pulwakarta, menciptakan prestasi dan pengalaman berharga di bidang Jambore. (Herman B)








