Sergapreborn Kota Sungai Penuh. Tingginya curah hujan di Kab.Kerinci dan Kota Sungai Penuh mengakibatkan banjir dan longsor. Meluapnya sungai Batang Merao membuat pemukiman warga yang berada dipinggiran sungai terendam mencapai 1 meter. Beredarnya isi chat WhatsApp grup Peduli tiga desa Tanjung menjadi perbincangan
Posko-posko Satgas bencana banjir menampung donasi dan mendirikan dapur umum menyalurkan bantuan sembako dan makanan bagi pengungsi dan warga yang masih bertahan dirumah dari berbagai pihak donatur.
Beredarnya isi chat WhatsApp grup Peduli tiga desa Tanjung menjadi perbincangan dan perhatian masyarakat karena dalam isi nya menyebutkan bahwa pemberian dapur umum untuk 3 desa Tanjung yang bertempat di desa Paling Serumpun ditolak oleh Kepala desa Paling Serumpun, dengan alasan tidak minta izin ke lembaga adat desa Paling Serumpun.
Dan ada juga keluhan anggota grup yang tampak kesal dengan sikap Kepala desa Serumpun, Lain kali kalau pak Kades Paling Serumpun merasa mampu untuk memberi masyarakat, tolong beri masyarakat makan selama banjir, setiap bantuan masuk selalu bapak cegah dan harus melaporkan terlebih dahulu ke bapak, apakah banjir masuk ke desa Paling Serumpun harus melaporkan terlebih dahulu ke bapak sebelum hujan.”
Posko-posko Satgas bencana banjir menampung donasi dan mendirikan dapur umum menyalurkan bantuan sembako dan makanan bagi pengungsi dan warga yang masih bertahan dirumah dari berbagai pihak donatur, sangat membantu meringankan masyarakat yang terdampak bencana banjir.
Sampai berita dirilis Kepala desa Paling Serumpun tidak bisa dihubungi awak media.
( Sergapreborn )







