Beranda Pangandaran Kapolres Pangandaran Tegaskan Komitmen Transparansi dan Profesionalisme, Anggota Pelanggar Akan Diproses

Kapolres Pangandaran Tegaskan Komitmen Transparansi dan Profesionalisme, Anggota Pelanggar Akan Diproses

6
0

Sergapreborn Pangandaran, Jabar— Kapolres Pangandaran, AKBP Mujianto, S.I.K., M.H., kembali menegaskan komitmennya untuk menegakkan disiplin dan profesionalisme di tubuh Polres Pangandaran. Dalam pertemuan dengan GP Ansor Pangandaran, ia memastikan bahwa setiap anggota kepolisian yang melakukan pelanggaran akan diproses secara tegas melalui sidang etik. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk penegakan disiplin yang transparan dan adil.

“Bagi anggota yang melakukan pelanggaran, mereka tidak akan dibiarkan begitu saja. Setiap tindakan yang tidak sesuai standar operasional dan etika kepolisian akan diproses melalui prosedur yang berlaku. Kami pastikan sidang etik akan dilakukan dengan transparansi penuh,” tegas Kapolres Mujianto, Selasa (24/12).

Langkah tegas Kapolres ini mencuat setelah adanya keluhan dari masyarakat terkait tindakan tilang yang dinilai tidak humanis. Kapolres menegaskan bahwa Polres Pangandaran mengedepankan prinsip profesionalitas, humanisme, dan disiplin dalam setiap tugas.

“Jika ada anggota yang tidak profesional dalam bertugas, kami tidak akan ragu untuk mengambil tindakan. Proses sidang etik akan dilakukan oleh Propam, dan hasilnya akan kami sampaikan kepada publik sebagai bentuk keterbukaan,” tambahnya.

Respon Positif GP Ansor dan Kolaborasi Transparan
Komitmen Kapolres ini mendapat apresiasi dari GP Ansor Pangandaran. Ketua GP Ansor menyampaikan penghargaan atas respons cepat dan profesional Kapolres dalam menangani pelanggaran.

“Kami sangat mengapresiasi langkah Kapolres yang terbuka terhadap kritik dan langsung menindaklanjuti dengan menjalankan prosedur yang sesuai. Ini adalah bukti nyata komitmen Polres Pangandaran untuk memperbaiki kualitas pelayanan,” ujar Ketua GP Ansor.

Kapolres juga menggandeng Lembaga Bantuan Hukum (LBH) untuk mengawal proses ini, memastikan seluruh langkah yang diambil berjalan transparan. “Kami ingin masyarakat melihat bahwa setiap proses yang kami lakukan adalah adil dan terbuka. Kolaborasi dengan LBH menjadi bukti keseriusan kami,” jelas Mujianto.

Momentum Perbaikan dan Doa Bersama
Kapolres berharap insiden ini menjadi titik balik untuk meningkatkan kualitas pelayanan Polres Pangandaran. Ia juga mengajak GP Ansor dan seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga sinergi demi keamanan wilayah.

Sebagai simbol komitmen moral dan spiritual, Kapolres bersama jajaran Polres Pangandaran serta perwakilan GP Ansor melaksanakan doa bersama dengan pembacaan Asmaul Husna. “Kami berdoa agar seluruh langkah yang kami ambil diberkahi dan Polres Pangandaran semakin profesional dalam mengabdi kepada masyarakat,” tutup Kapolres.

Dengan langkah ini, Kapolres Pangandaran membuktikan bahwa penegakan disiplin di tubuh kepolisian bukan hanya janji, tetapi aksi nyata yang dilakukan dengan transparansi dan keberanian.

YN

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini