Jawa Tengah

Akibat Longsor Satu Rumah Rusak Berat Di Desa Walangsanga

Sergapreborn Jawa tengah – Curah hujan lebat yang mengguyur wilayah Pemalang Selatan beberapa hari telah menyisakan duka bagi warga desa Walangsanga, Kecamatan Moga, yang rumahnya tertimpa longsor yang terjadi akibat tergerus curah hujan yang lebat sekira pukul 17.30 WIB.

Longsor yang terjadi pada hari Selasa (28/12/2021 di dukuh Krajan Blok Pucung RT. 19/04 Desa Walangsanga, Moga, mengakibatkan satu (1) rumah warga mengalami rusak berat

Menurut Abdul Rahman (korban), longsor terjadi akibat hujan lebat dari sore hari sekira pukul 15.00 WIB dan sekira pada pukul 17.30 WIB longsor pun terjadi.

Waktu kejadian longsor tersebut saya sedang duduk di dapur bersama keluarga, tidak ada suara apa-apa, tiba-tiba tembok bagian belakang runtuh, material longsor menimbun sebagian barang dan perabot rumah, sehingga saya beserta anak dan cucu saya segera lari ke tetanga, takut rumah roboh dan batu-batu besar pun sudah masuk kerumah,” tutur korban sambil berkaca-kaca.

Akibat kejadian tersebut, kini Abdul Rahman dan anak cucunya tidak bisa menempati rumahnya dan terpaksa harus mengungsi ke rumah tetangganya.

Abdul Rahman berharap, kiranya ada perhatian dan bantuan dari pemerintah setempat.
“Dengan musibah yang menimpa kami sekeluarga, saya mengharapkan perhatian dan bantuan pemerintah agar supaya rumah saya bisa cepat diperbaiki, agar tidak terlalu lama mengungsi di rumah tetangga, kasihan anak cucu kami mas,” ucapnya saat ditanya harapannya oleh awak media

Sementara menurut Serda. Khasanudin (Babinsa Koramil 10/ Moga), menyampaikan bahwasannya memang telah terjadi longsor di desa Walangsanga, dan mengakibatkan satu unit rumah warga menjadi korban, namun demikian kami sudah berkoordinasi dengan pihak pemerintah Desa, Babinkamtibmas, dan juga bersama-sama kami mendatangi lokasi untuk mendata dan melaporkan sebagai langkah pendahuluan, setelah itu kami melokalisir lokasi memindahkan (mengevakuasi) korban terdampak ke rumah tetangga agar lebih aman, baru kemudian kami merencanakan giat kerja bakti.

“InsyaAllah besok pagi kami akan turun ke lokasi beserta tokoh masyarakat, Pemdes, serta warga yang hendak ikut bergotong royong kerja bakti untuk memindahkan material longsor yang menimpa rumah tersebut,” papar Serda Khasanudin.

Di waktu yang sama, Kepala Desa Walangsanga, Roto, melalui salah satu staf perangkat desa-nya, Agus Purwanto atau Mas Ipung (pangilan akrabya), menyampaikan bahwa pemerintah desa akan segera menyikapi musibah yang terjadi

“Terkait musibah longsor tersebut tentu kami sebagai Pemerintahan Desa Walangsanga akan segera bertindak dan kami sudah berkoordinasi dengan pihak kecamatan, selain itu kami juga sudah berkoordinasi dengan warga juga tokoh masyarakat untuk bergotong royong (kerja bakti), dan kami sudah membuat laporan tertulis ke pihak kecamatan perihal adanya longsor yang terjadi di desa kami,” terang Ipung.

“Kami juga akan mengupayakan agar harapan atau permintaan korban supaya mendapat bantuan dapat terpenuhi, tentunya kami akan membuat laporan terlebih dahulu sebelumnya, dan kemudian kami teruskan ke pihak-pihak terkait,” pungkas ipung.

Akibat kejadian longsor tersebut, di perkirakan korban mengalami kerugian mencapai puluhan juta rupiah

(Iw/Ncep)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button