Beranda Bekasi Dadang Sofyan SH. Fokus Bangun Kepercayaan Publik dan Persatuan Warga desa ragemanunggal

Dadang Sofyan SH. Fokus Bangun Kepercayaan Publik dan Persatuan Warga desa ragemanunggal

11
0

SERGAPreborn.id.Bekasi — Pasca-pelantikan resmi yang berlangsung khidmat, Kepala Desa Ragemanunggal terpilih periode 2026–2034, Dadang Sofyan SH., menyatakan kesiapannya untuk merangkul seluruh lapisan masyarakat dan membawa Desa Ragemanunggal ke arah yang lebih baik Rabu,(04/11/26)

Dalam wawancara usai pelantikan, Dadang Sofyan menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya atas dukungan penuh masyarakat. Sebagai langkah awal kepemimpinannya, ia menekankan pentingnya mengikis kubu-kubu perbedaan pascapildes dan menyatukan seluruh warga.

“Alhamdulillah hari ini pelantikan telah dilaksanakan dengan dukungan massa yang luar biasa. Inti dari langkah awal kita adalah mempersatukan seluruh warga. Tidak ada lagi pemilah-milahan atau kubu-kubuan, semua adalah warga saya,” ujar Dadang Sofyan.

Mengenai program 100 hari kerja pertamanya, Dadang menegaskan bahwa prioritas utamanya adalah membangun kepercayaan masyarakat (public trust) terhadap pemerintah desa. Dengan kepercayaan yang kuat, partisipasi warga dalam pembangunan desa dapat tercipta secara optimal.

“Program 100 hari pertama kita adalah membangun kepercayaan publik. Kalau masyarakat sudah percaya dan bersatu, program kerja apa pun yang kita ajukan akan mendapatkan dukungan penuh dari warga,” jelasnya.

Menanggapi strategi pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat ke depan, Dadang Sofyan menyatakan berkomitmen untuk belajar dari pengalaman masa lalu guna memperbaiki kekurangan yang ada dan menghilangkan hal-hal negatif.
Beberapa poin penting dalam rencana kerjanya meliputi:

1). Penataan Perangkat Desa : Memperkuat jajaran staf desa agar dapat berkolaborasi secara efektif dan profesional.

2). Pembangunan Skala Prioritas : Pembangunan infrastruktur akan disesuaikan dengan skala prioritas, aturan hukum (Perdes), serta alokasi anggaran dari pemerintah pusat.

3). Penyerap Aspirasi dan Musyawarah : Sebelum melaksanakan pembangunan jalan atau fasilitas umum, pemerintah desa akan berkoordinasi erat dengan RT, RW, kepala dusun (kadus), dan tokoh masyarakat untuk memastikan kesepakatan bersama dan kesiapan lahan.

“Kita tidak bisa melaksanakannya secara paksa. Koordinasi dengan lingkungan dan tokoh masyarakat penting agar situasi steril dan ada kesepakatan bersama. Aspirasi masyarakat akan selalu kita kedepankan,” tutup Dadang

Zaenal A

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini