Sergapreborn Palangka Raya. Hujan lebat yang menguyur sejumlah wilayah Kota Palangka Raya beberapa pemukiman warga dan jalan poros tergenang banjir.
Tingginya intensitas curah hujan ini membuat air meluap karena drainase yang ada tak mampu menampung debit air.
Deras air hujan ini terjadi sejak Jumat (20/5/2022) dini hari hingga pagi. Sejumlah titik yang tersebar di Kota Cantik ini mengalami dampak. Mulai dari ruas jalan hingga rumah masyarakat tergenang air.
Untuk diketahui, berdasarkan data hasil pemantauan Tim BPBD Kota Palangka Raya terdapat 16 titik yang terendam air dengan ketinggian debit air yang bervariasi setiap lokasi pasca diguyur hujan lebat.
Jalan Krakatau Ada genangan air 20 cm, Pengaringan Jalan Pangeran Samudera kondisi meluap dan ada beberapa rumah warga tergenang, Jalan Sisingamangaraja dan Jalan G. Obos Induk dr depan RS Bunda kondisi air meluap sekitar 15 smpai 20 cm.
Kemudian di Jalan Sapan V terjadi genangan air di rumah warga mencapai 30 cm, Jalan Blibis terjadi genangan 15 – 40 xm, Jalan Tjilik Riwut Km 4 di depan Rutan Palangka Raya terjadi Genangan air di ruas jalan setinggi 40 Cm.
Lalu di Jalan Garuda terjadi genangan di jalan setinggi 15 cm, Jalan Gurame Induk Ujung sudah Aada genangan di rumah warga 10 cm, Jalan Pangrango ketinggian air mencapai 75 cm, Jalan Krakatau ketinggian air 75cm dan Jalan Meranti ketinggian air cukup tinggi dari 100 cm hingga 125 cm.
Berdasarkan pantauan Sergapreborn di Jalan Temanggung Tilung, Kelurahan Menteng, Kecamatan Jekan Raya, genangan air dengan kedalaman bervariasi ini menggenang hingga jarak kurang lebih satu kilometer.
Sementara menurut warga Jalan Garuda, Dewin, (30) mengatakan, hujan lebat sejak malam tadi sejumlah jalan terendam banjir, pagi sekitar jam 09.00. Wib saya mau keluar kepasar belanja melihat hampir semua banjir saya urungkan niat saya belanja, kata warga.
Apalagi tempat saya ini termasuk langganan banjir setiap tahun, maka dari itu saya berharap kepada pihak terkait kususnya Dinas PUPR Provinsi melakukan normalisali terhadap draenase, maupun saluran air agar kedepanya setidaknya tidak tergenang banjir.
(Krd)








