Lampung

Masih 10 Warga Desa Munjuk Sampurna yang Bayar Denda, Dipasang KWH Baru

SergaprebornKALIANDA–Warga di Desa Munjuk Sampurna Kecamatan Kalianda Kabupaten Lampung Selatan, yang rumahnya terdampak pemutusan aliran listrik oleh PLN diduga bodong, ternyata saat ingin melakukan pemasangan KWH baru, warga tetap dibebankan pembayarannya kepada masing-masing kepada warga tersebut.

Saat awak media mengkonfirmasi kepada pihak PT PLN (Persero) ULP Kalianda, I Putu Eka Pradistya selaku Supervisor Transaksi Energi dan Rizki Pengawas Lapangan P2TL mengatakan, apabila masyarakat yang terjaring team P2TL telah membayar dendanya, maka kami akan langsung memasang KWH dan tidak dikenai biaya sepeserpun alias gratis, dan jika masyarakat tidak bisa membayar denda tersebut dengan cara cash, maka pihak PLN akan memberikan keringanan dengan cara membayar denda tersebut dengan cara dicicil atau angsur.

“Pihak PLN tidak bisa mengurangi denda yang sudah ada,” tuturnya. Senin (7/2/2022).

I Putu Eka Pradistya juga mengatakan untuk sanksi yang akan dijatuhkan kepada pihak ketiga atau disebut Vendor dari pihak PLN hanya berupa teguran.

“Untuk saudara Nurhalim sendiri sudah dicopot sebagai cater,” tukasnya.

Putu juga menambahkan, untuk pemasangan di rumah warga desa munjuk sampurna sudah ada 10 yang dipasang kembali KWH nya oleh pihak PLN.

“Itu gratis, apabila ada pembayaran KWH baru harap lapor ke kami,” imbuhnya.

Disaat hari yang sama Rizki selaku pengawas lapangan team P2TL juga mengatakan untuk 19 pelanggan masuk ke wilayah PLN Persero ULP kalianda dan 1 pelanggan masuk wilayah PLN Persero ULP sidomulyo saat kami melakukan pengecekan ulang data dari pihaknya.

Awak media mengkonfirmasi ke PLN Persero ULP Sidomulyo, Ziat selaku Supervisor Transaksi Energi mengatakan, kami akan mengecek dan menanyakan ke pihak vendor untuk nama Sumarna ada atau tidaknya di pihak cater vendor,

“Apakah beliau melakukan pemasangan di rumah warga desa munjuk sampurna yang terkena team P2TL tersebut, nanti saya kabari lagi ya mas,” Ujarnya. Selasa (8/2/2022).

Pemberitaan sebelumnya, Sabtu (5/2/2022), warga Desa Munjuk Sampurna Berharap Cepat Mendapatkan Kembali Listriknya

Dampak yang sangat luar biasa pemutusan arus listrik oleh team PLN ULP Kalianda P2TL hari Rabu lalu yang terjadi di desa Munjuk Sampurna Kecamatan Kalianda kabupaten Lampung Selatan kepada dua puluh warga masyarakatnya, masih belum ada kejelasan siapa pihak yang paling bertanggung jawab untuk permasalahan ini, di saat awak media berkunjung dengan mewawancarai ke beberapa rumah warga yang terdampak pemutusan arus listrik beberapa hari lalu, baru terpantau dua rumah warga yang terpasang kembali KWH meterannya. Sabtu (05/2/2022).

Menurut pengakuan salah satu warga Dusun Sidojaya Desa Munjuk Sampurna, listrik kami sudah mati selama tiga hari ini, di saat pertemuan kemarin malam kumpul di rumahnya Nurhalim, tepatnya pada kamis malam, untuk denda kami tidak perlu membayar karena mereka mau bertanggung jawab, tetapi kami di kenai kembali biaya pemasang spidometer baru sebesar Rp 2 juta 200 ribu.

“Pembayarnya dengan cara dicicil, untuk perbulan nya kami bayar Rp 200 ribu. Jika kami harus menyicil dan membayar kembali untuk pemasangan KWH baru, ya kami keberatan mas. Kami ini sudah membeli dan sekarang kami di suruh menyicil lagi, sedangkan sekarang ini lagi kondisi susah, ini juga bukan kesalahan dari pihak warga, ini murni kesalahan dari pihak ketiga PLN, yaitu cater saudara Nurhalim,” jelasnya salah satu warga seraya menggerutu.

Disaat yang sama ibu Sawiyah dikediamannya mengatakan, kami sudah membeli KWH Regular Rp 2 juta 500 ribu kepada saudara Nurhalim, dan saya pun setiap bulannya membayar tagihan PLN nya, yang bulan Januari kemarin kami bayar Rp 115 ribu.

“Kenapa sekarang disaat kami warga terkena razia team P2TL dari pihak PLN dan KWH kami di putus masih di kenai denda,” ketusnya.

Senada, salah satu pihak warga korban dari pemutusan arus listrik oleh team PLN ULP Kalianda P2TL mengatakan kami sudah melaporkan kasus ini kepada pihak Polres Lampung Selatan

( JUN )

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button