Lampung

Mediasi Bersama Di Disnaker Lamsel, PT. AMP dan PT. Ciomas Adisatwa Saling Lempar Bola Panas

SergaprebornLampung Selatan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) yang diwakili Kepala Seksi Perselisihan Noviana Susanti, kembali memanggil pihak PT Aulia Mandiri Persada (AMP) dan PT Ciomas Adisatwa Lampung (CAL) dan juga dari Serikat Buruh FBS KIKES untuk memediasi rentetan permasalahan BPJS, sistem kerja dan gaji. Kamis (3/2/2022).

Ada beberapa poin yang tercantum dalam hasil mediasi tersebut.

Hasil perundingan/mediasi

Pokok masalah/alasan
perselisihan

  1. Pekerja meminta hak hak nya setelah tidak bekerja kembali di perusahaan
  2. Pekerja tetap meminta haknya seperti hasil klarifikasi kemarin kepada saudara M.Tuhi dan Agung Wibowo.
  3. Selama bekerja tidak mendapatkan jaminan bpjs ketenaga kerjaan dan kesehatan.
  4. Tidak mendapatkan upah/gaji yang layak, dua orang pekerja tersebut dan tidak sesuai PP no.11 tahun 2012, tentang syarat-syarat pelaksanaan pekerja kepada pihak lain.
  5. Penyerahan sebagian/pelaksanaan pekerjaan kepada pihak lain.

Pendapat perusahaan

  1. Menurut PT Ciomas Adisatwa, untuk upah telah sesuai aturan dan sesuai tonase.
  2. Menurut PT Aulia Mandiri Persada, BPJS ketenaga kerjaan dalam proses.

‘Perlu diketahui, permasalahan BPJS sudah dalam kurun waktu 2 tahun lebih tidak terealisasi, hingga kasus ini kembali mencuat’.

Vidio Sergapreborn

Kesimpulan dari Hasil Perundingan

  1. Mediator akan memanggil kembali para pihak untuk mediasi yang ke dua.
  2. Mediator menganjurkan para pihak PT AMP dan Pekerja, untuk berunding Bipartit kembali.

Untuk perwakilan dari pihak pekerja :

  1. Abadi Heru,
  2. Anif Januardi
  3. Darmawan, SH.MH

Dari pihak perusahaan dihadiri oleh :

  1. Yudi Suprayoga
  2. Ahmad Najih

Merujuk pemberitaan sebelumya, Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Lampung Selatan yang diwakili Kepala Seksi Perselisihan Noviana Susanti, memanggil pihak PT Aulia Mandiri Persada (AMP) dan Serikat Buruh untuk memediasi rentetan permasalahan ketenagakerjaan dari vendor PT Ciomas Adisatwa. Kamis (27/1/2022).

Ada beberapa poin yang tercantum dalam hasil mediasi tersebut.

Pendapat Serikat Buruh :

  1. Pekerja meminta hak-hak normatifnya yaitu : gaji yang tidak sesuai, BPJS tidak dibuatkan, jam kerja yang tidak menentu, dan tidak ada lemburan.
  2. Pekerja meminta 17 item dan MOU yang diberikan ke vendor.

Pendapat Perusahaan :

  1. perusahaan/vendor hanya diberikan hak upah saja, untuk pekerja dan BPJS ketenaga kerjaan dibayarkan oleh user/pengguna
  2. Perusahaan mengerjakan 17 item, yang sesuai dengan AR PUIN (Asosiasi)

Kesimpulan dan Hasil Perundingan :

  1. Mediator akan memanggil kembali para pihak untuk mediasi
  2. Mediator meminta para pihak untuk berunding Bipartit kembali.

Mediasi ini dihadiri oleh PT AMP, Yudi.S, Amir dan dari Pihak Pekerja dihadiri kuasa hukum serikat buruh KiKES, Darmawan SH.MH, ketua KIKES Lampung Selatan, Abadi Heru, dan Ketua KIKES Bandarlampung, Anif Januardi.

Dalam perundingan tersebut, dari serikat buruh Abadi Heru menanyakan kepada Yudi untuk izin PT AMP ini ada atau tidak dan jawaban Yudi mengatakan bahwasanya PT AMP yang dinahkodai nya merupakan PT pinjaman.

“PT AMP itu perusahaan pinjaman, punya pamannya,” terangnya.

Dalam pertemuan mediasi tadi pihak PT Ciomas Adisatwa tidak ada, jadi tidak klop untuk penyelesaian permasalahan ketenagakerjaan, gaji, BPJS dan lainnya.

“Kalau dari pihak PT Ciomas Adisatwa tidak ada, susah untuk mencapai penyelesaian permasalahan ini. Kami harap Disnaker bisa memanggil dan pertemukan kami semua (PT Ciomas Adisatwa, PT AMP, Serikat Buruh), biar permasalahan ini transfaran dan jelas semuanya, biar tidak saling lempar,” tegasnya.

Sementara Kepala Seksi Perselisihan, Noviana Susanti juga mengatakan bahwa management PT AMP ini tidak baik dalam pengelolaan nya.

“PT AMP sistem managemet pengelolaannya tidak baik,” tandasnya.

Untuk mediasi selanjutnya akan diadakan hari kamis tanggal 03 Februari 2022.

PT Aulia Mandiri Persada (AMP) panggil kary

(tim)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button