Beranda Kerinci Tingkatkan Mutu Pelayanan, Dinkes Kerinci Gelar Bimtek Pengelolaan Keuangan BLUD di Bapelkes...

Tingkatkan Mutu Pelayanan, Dinkes Kerinci Gelar Bimtek Pengelolaan Keuangan BLUD di Bapelkes Jambi

33
0

Sergapreborn Kab.Kerinci. Kesehatan Kabupaten Kerinci terus mematangkan penerapan Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) di seluruh fasilitas pelayanan kesehatan (Faskes). Sebagai langkah lanjutan, Dinkes Kerinci menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Keuangan BLUD bagi seluruh pengelola keuangan Puskesmas dan Rumah Sakit se-Kabupaten Kerinci.

Kegiatan tersebut dipusatkan di Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Provinsi Jambi dan dibagi dalam dua gelombang, yang berlangsung mulai 27 September hingga 8 Oktober 2026.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kerinci, Hermendizal, mengatakan, Bimtek ini merupakan tindak lanjut setelah seluruh faskes di Kerinci resmi ditetapkan menerapkan pola BLUD.

“Sejak ditetapkannya BLUD di seluruh fasilitas kesehatan di Kabupaten Kerinci, hari ini kita tindaklanjuti dengan melaksanakan Bimtek pengelolaan keuangan BLUD terhadap faskes, yaitu Puskesmas dan Rumah Sakit,” kata Hermendizal, Senin (28/9/2026).

Menurut Hermendizal, penerapan BLUD memberikan keleluasaan dan ruang yang lebih luas bagi fasilitas kesehatan untuk mengelola pendapatan secara mandiri. Oleh karena itu, pemahaman tata kelola yang benar menjadi kunci utama.

“Harapannya mereka bisa mengelola pendapatannya secara fleksibel dan akuntabel. Sehingga bisa memberikan pelayanan yang cepat dan bermutu kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia menekankan, fleksibilitas dalam pengelolaan keuangan BLUD harus tetap berjalan beriringan dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas. Dengan pengelolaan yang tepat, faskes dapat memanfaatkan sumber daya yang tersedia secara lebih efektif dan responsif terhadap kebutuhan pelayanan di lapangan.

“Ketika faskes mampu mengelola pendapatan secara cepat, fleksibel, dan akuntabel, mereka dapat merespons kebutuhan masyarakat dengan lebih baik. Misalnya untuk pengadaan obat, perbaikan alat, atau kebutuhan mendesak lainnya tidak perlu birokrasi panjang,” jelas Hermendizal.

Dinkes Kerinci menargetkan, Bimtek ini tidak hanya meningkatkan kemampuan administrasi dan pelaporan keuangan para pengelola, namun lebih jauh mampu berdampak langsung pada peningkatan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kerinci.

“Penerapan BLUD di seluruh faskes Kabupaten Kerinci diharapkan tidak berhenti pada perubahan tata kelola keuangan saja. Sistem ini harus menjadi bagian dari upaya kita untuk meningkatkan mutu dan kecepatan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” tutupnya.

Kegiatan Bimtek ini diikuti oleh puluhan peserta yang merupakan bendahara dan pengelola keuangan dari seluruh Puskesmas dan Rumah Sakit di lingkup Dinas Kesehatan Kabupaten Kerinci.

[Sergapreborn].

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini