Sergapreborn BANDUNG – Polrestabes Bandung mengerahkan 802 personel gabungan untuk mengantisipasi aksi unjuk rasa yang melibatkan elemen mahasiswa, kelompok anarko, serta kelompok lainnya di wilayah hukum Polrestabes Bandung, Kamis (27/8/2026).
Kegiatan diawali dengan apel pelayanan pengamanan yang berlangsung pukul 09.00 WIB di Halaman Mapolrestabes Bandung, Jalan Merdeka No. 18–20, Kota Bandung. Apel dipimpin Kabag Ops Polrestabes Bandung AKBP Dr. H. Asep Saepudin, S.Pd., M.H., atas arahan Kapolrestabes Bandung Kombes Pol. Dedi Supriyadi, S.I.K.
Sebanyak 802 personel gabungan disiapkan dalam pengamanan tersebut. Mereka terdiri dari 439 personel Polrestabes Bandung, 215 personel Polda Jawa Barat, 100 personel TNI, serta 10 personel dari instansi terkait.
Pengamanan difokuskan pada sejumlah lokasi yang dinilai berpotensi menjadi titik kumpul maupun jalur pergerakan massa. Di antaranya Monumen Perjuangan dan Tugu Telkom, Taman Dago Cikapayang, Taman Film, Taman Jomblo, Taman Trunojoyo, Taman Radio, Taman Vanda, Jalan Sulanjana, kawasan Taman Maluku dan Taman Saparua, Taman Musik, Taman Toga, hingga kawasan Jalan Wastukencana–Taman Sari.
Dalam apel tersebut turut hadir dan mendampingi Kabag Ren, Kasat Pamobvit, Pasi Ops Kodim, KBO Lantas, Kasi Kum, Kasi Dokkes, Kasi Humas, Kasium, Kasi Was, serta para Perwira Pengendali (Padal).
Setelah apel, seluruh personel ditempatkan sesuai ploting pengamanan yang telah ditentukan. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi perkembangan situasi di lapangan sekaligus memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga.
Polrestabes Bandung mengedepankan kesiapsiagaan dan koordinasi antarinstansi dalam menghadapi setiap potensi gangguan keamanan selama berlangsungnya aktivitas masyarakat maupun aksi penyampaian pendapat.
Selama pelaksanaan apel, situasi di wilayah hukum Polrestabes Bandung berlangsung aman dan kondusif. (Mulyani)








