Sergapreborn Ciamis Rudi 45 tahun beserta anak dan istri Nunu ( 38 ) korban tanah longsor yang terjadi beberapa waktu yang lalu, warga Dusun Naretel Desa Nagarawangi Kecamatan Panawangan sudah 6 hari tinggal di Moshola.
Akibat hujan deras yang mengguyur daerah Kecamatan Panawangan yang terjadi beberapa waktu yang lalu mengakibatkan satu rumah milik Rudi ( 45 ) warga Dusun Naretel Desa Nagarawangi terancam terseret longsor.
“Asep Sapiyudin Kepala Desa Nagarawangi mengatakan untuk mengantisifasi terjadinya longsor susulan dan demi menjaga keamanan jiwa, kami dari pihak pemerintah Desa mengefakuasi bapak Rudi beserta keluarganya yang berjumlah 5 orang ke tempat yang aman dan sementara tinggal di mushola,” kata Asep Saiyudin. rabu 17 April 2024.
Karena rumah tersebut tidak mungkin untuk di tempati lagi menurut Asep, kami dari pihak Pemdes akan membongkar dan di pindahkan kelokasi tanah yang lebih aman tetapi menunggu hasi uji dari pihak BPBD Kabupaten Ciamis.
Sementara Nunu istri Rudi saat di wawancara awak media dengan nada sedih dan berlinang air mata mengatakan dirinya mengaku pasrah dengan adanya musibah ini, tetapi aku sangat berharap segera bisa membangun rumah kembali untuk tempat tinggal kami sekeluarga, namun terkendala dengan dana jangankan untuk membangun rumah untuk biaya sehari haripun paspasan,”katanya.sambil meneteskan air mata.
Selama aku tinggal di mushola menurut Nunu, Alhamdulilah warga sekitar sangat antusias memberi suport dan bantuan berupa makanan bahkan dari pihak Pemdes, BPBD sudah datang ke sini,”pungkasnya,
( Ule )







