Sergapreborn Kab.Kerinci. Cuaca Ekstrim dengan curah hujan tidak berhenti selama dua hari yang mengguyur Kab.Kerinci – Kota Sungai Penuh mengakibatkan desa – desa yang berada di sekitar sungai banjir dan di Puncak perbatasan Kota Sungai Penuh – Sumbar ada lima titik longsor.
Banjir juga akibat dari Sungai Batang Merao yang tidak bisa menampung lagi karena pendangkalan sungai sehingga jika curah hujan tinggi, air cepat meluap ke kawasan rumah – rumah penduduk. Beberapa kecamatan baik di kab.Kerinci dan kota Sungai Penuh terendam banjir. Banjir juga terjadi di Jembatan layang kota Sungai Penuh dan jalan Nasional di sepanjang Sungai Liuk membuat pengendara terutama sepeda motor harus ekstra hati-hati, kondisi jalan yang berlubang tidak terlihat.
Di kawasan Puncak perbatasan Kota Sungai Penuh – Tapan pesisir selatan Sumbar terjadi longsor menutupi badan jalan nasional, dari informasi yang diterima awak media ada lima titik longsor yaitu Km 18, Km 21, Km 35 dan dua titik lagi menjelang Sako Tapan ada pohon besar tumbang.
Kapolres Kerinci AKBP Agung Wahyu Nugroho bersama Kabag Ops dan Kasat Lantas Iptu Yudistira, Jum’at 17/12/2021 meninjau lokasi longsor di lima titik jalan nasional.
“Kita menghimbau kepada masyarakat agar berhati-hati melewati jalan tersebut. Karena kondisi cuaca saat ini tidak menentu hingga menyebabkan banjir dan longsor.” Imbau Kapolres Kerinci.
( SERGAPreborn KSP )








