Beranda Sukabumi Kapolri Pimpin Apel Akbar 5.000 Peserta Kemah Nasional Pramuka PUI di Sukabumi

Kapolri Pimpin Apel Akbar 5.000 Peserta Kemah Nasional Pramuka PUI di Sukabumi

18
0

Sergapreborn SUKABUMI – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memimpin Apel Akbar yang diikuti sekitar 5.000 peserta dalam rangkaian Kemah Nasional Pramuka PUI 2026 di Selabintana Camping Ground, Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (3/9/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Kapolri mengajak generasi muda untuk terus memperkuat persatuan, menjaga nilai-nilai kebangsaan serta mempersiapkan diri menghadapi berbagai tantangan di masa depan.

Menurut Kapolri, kegiatan kepanduan seperti Kemah Nasional Pramuka PUI memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda. Selain mengajarkan kedisiplinan dan kepemimpinan, kegiatan tersebut juga menjadi ruang untuk membangun kebersamaan dan kepedulian terhadap sesama.

“Generasi muda merupakan bagian penting dari masa depan bangsa. Karena itu, harus terus kita bekali dengan nilai-nilai kebangsaan, kedisiplinan, kepemimpinan dan semangat untuk memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” kata Jenderal Listyo Sigit dalam sambutannya.

Kapolri juga mengapresiasi penyelenggaraan Kemah Nasional Pramuka PUI yang mempertemukan ribuan pelajar, mahasiswa, anggota Pramuka, pemuda dan guru dalam satu kegiatan.

“Semangat kebersamaan seperti ini harus terus kita jaga. Perbedaan bukan menjadi penghalang, tetapi menjadi kekuatan untuk bersama-sama membangun Indonesia yang lebih baik,” ujarnya.

Kapolri berharap para peserta tidak hanya mendapatkan pengalaman selama mengikuti perkemahan, tetapi juga membawa nilai-nilai positif tersebut ke lingkungan sekolah, kampus, keluarga dan masyarakat.

“Kita berharap adik-adik sekalian tumbuh menjadi generasi yang memiliki karakter kuat, cinta tanah air, mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, serta siap menjadi pemimpin dan memberikan pengabdian terbaik bagi bangsa dan negara,” tutur Kapolri.

Kemah Nasional Pramuka PUI 2026 digelar pada 2-4 September 2026. Apel Akbar bersama Kapolri diikuti Pramuka PUI, pelajar, mahasiswa, Brigade Intisab, SCB, Pemuda PUI dan Guru PUI.

Ketua Umum DPP PUI H Raizal Arifin mengatakan Kemah Nasional Pramuka PUI bukan sekadar kegiatan perkemahan, tetapi menjadi bagian dari proses kaderisasi generasi muda.

“Kemah Nasional Pramuka PUI bukan sekadar kegiatan berkemah, tetapi bagian dari ikhtiar kaderisasi untuk melahirkan generasi muda yang berkarakter, memiliki jiwa kepemimpinan, kokoh spiritualitasnya, cinta Indonesia, dan siap memberikan kontribusi nyata bagi bangsa,” kata Raizal.

Menurutnya, kegiatan kepanduan memberikan pengalaman langsung kepada peserta untuk belajar mengenai kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, kepemimpinan, persaudaraan hingga kepedulian terhadap lingkungan.

“Kami ingin anak-anak muda PUI tumbuh menjadi generasi yang mampu memimpin dirinya, memimpin lingkungannya, dan pada waktunya mampu memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” ujarnya.

Selain Apel Akbar, Kemah Nasional Pramuka PUI juga diisi Jumpa Tokoh bersama Ketua Majelis Syura PUI KH Nurhasan Zaidi, Karang Pamitran bersama Kak H Nurhamid dari Kwarnas Gerakan Pramuka, KH Nurhasan Zaidi serta Dr KH Munandi Saleh.

Peserta juga mengikuti talkshow “Bangga Menjadi PUI” yang menghadirkan Kak Irfan Ahmad Fauzi, Kak KH Maman Abdurrahman, dan Kak Dr Kana Kurniawan.

Pembinaan spiritual turut menjadi bagian kegiatan melalui qiyamul lail, salat Subuh, tausyiah dan dzikir Misbahul Falah. Sementara kepedulian lingkungan diwujudkan melalui Bakti Lingkungan.

Sisi kreativitas peserta juga disalurkan melalui berbagai kreasi, pentas seni hingga penampilan Drumband PUI.

Raizal mengatakan seluruh rangkaian kegiatan tersebut dirancang untuk membentuk karakter generasi muda secara menyeluruh.

“Pramuka bukan hanya tentang kegiatan di alam terbuka. Di dalamnya ada pendidikan karakter, kedisiplinan, kepemimpinan, persaudaraan, kecintaan kepada lingkungan, dan semangat pengabdian,” tuturnya.

Dia berharap Kemah Nasional tersebut melahirkan generasi muda yang bangga menjadi bagian dari PUI, bangga menjadi Pramuka, mencintai Indonesia dan siap mengambil peran dalam menyelesaikan berbagai persoalan bangsa.

“Kami berharap dari Kemah Nasional ini lahir generasi muda yang bangga menjadi bagian dari PUI, bangga menjadi Pramuka, mencintai Indonesia, serta siap mengambil peran dalam menyelesaikan berbagai persoalan bangsa,” pungkasnya. (Mulyani)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini