Beranda Purwakarta Om Zein Sambut Baik Dukungan PCNU untuk Program Kebersihan

Om Zein Sambut Baik Dukungan PCNU untuk Program Kebersihan

27
0

Sergapreborn Purwakarta Kantor Bupati Purwakarta menyambut persahabatan sebagai Om Zein antara Bupati Saepepul Bahri Binzein dan Manajemen Cabang Ulama Nahdlatul (PCNU) dari REGENTA PURWAKARTA.

Suasana dalam pertemuan itu sangat ramah dan mencerminkan hubungan yang harmonis antara pemerintah daerah dan organisasi masyarakat. Senyuman ramah terpancar dari wajah Om Zein saat dia menyapa KH. Ahmad Anwar Nasihin, ketua Purwakarta Regency Pcnu dan ajudan dekatnya.

Pertemuan ini bukan hanya kunjungan formal. Ini adalah bentuk konkret dari kewajiban umum untuk memperkuat sinergi dalam pengembangan pulwakarta, terutama dalam program pengasaman lingkungan.

Om Zein menyatakan apresiasinya yang tinggi atas dukungan PCNU dan menganggapnya sebagai kekuatan besar untuk mencapai Purwakarta yang bersih dan sehat. Dia berharap kolaborasi akan berlanjut dan memiliki efek positif pada sumur masyarakat.

KH. Ahmad Anwar Nasihin, Sekretaris PCNU Purwakarta, H. Buda Sopani Muplih; Khatib syuriah pcnu purwakarta Regency, Ustad II Syafi’i; dan Wakil Ketua Purwakarta Regency PCNU mengatakan bahwa PCNU termotivasi untuk bersinergat dalam program ini karena alasan lingkungan.

Menurut KH, dukungan PCNU. Anwar adalah bentuk kewajiban umum untuk memajukan Purwakarta. Dia menekankan bahwa partisipasi dari semua pemangku kepentingan adalah bagian penting dari meningkatkan kualitas hidup masyarakat untuk mempertahankan lingkungan.

Di KH, suasananya lebih hangat. Anwar menyerahkan cabang PCNU PURWAKARTA PCNU “Muskercab” kepada Bupati.

Pertemuan berakhir dengan optimisme dan harapan umum untuk mencapai Purwakarta yang bersih, sehat dan kaya. Kerjasama antara pemerintah dan PCNU diharapkan menjadi contoh sinergi positif dalam pembangunan regional.

Tanggung jawab pribadi dalam pembangunan berkelanjutan

Saepul Bahri Binzein dari Bupati Purwakarta juga mengambil kesempatan lain untuk mengirim pesan penting tentang tanggung jawab dan pengelolaan sumber daya alam dan kendaraan lingkungan. Suaranya bergema, dan dia mengundang seluruh komunitas Pulwakarta untuk memikirkan kebiasaan sehari -hari dan bagaimana hal -hal kecil dapat berdampak besar pada masa depan.

Dia memulai penjelasannya dengan analogi yang sederhana namun bijaksana: “Jika kita hanya memiliki masalah kecil yang tidak dapat kita bersihkan, maka berbicara tentang hal -hal besar, jika itu belum dimulai dengan masalah kecil, bagaimana kita bisa mempercayakan hal -hal besar?”

Om Zein, salam tepercaya dari Bupati, menunjukkan masalah limbah. Dia mengatakan dengan nada yang kuat tetapi sempurna, “misalnya, sampah ini adalah bagaimana kita adalah sampah awal kita. Jika diukir dengan ceroboh, kita menjadi orang yang tidak bertanggung jawab. Kalimatnya sederhana, tetapi mereka dapat menyentuh pikiran dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya tanggung jawab pribadi. Dia melanjutkan penjelasannya dengan menyiratkan bahwa itu akan terbuang karena kelalaian. “Kita harus membayar mahal untuk kelalaian dan kelalaian, jadi kadang -kadang limbah dan limbah.

Misalnya, bayangkan jalan yang kami bangun dengan biaya yang sangat mahal, dan tetap ditumbuhi rumput dan semak. Akhirnya, drainase rumput diblokir. Jika air diblokir dengan rumput atau sampah, drainase bahkan lebih kosong, tetapi airnya banjir. Foto ini sangat realistis dan menunjukkan bahwa kelalaian kecil dapat menyebabkan kerugian serius.

Untuk mengatasi ini, Om Zein mengundang orang untuk mulai membuat perubahan kecil. “Jadi bantu di masa depan untuk membantu diri kita sendiri dari rumah yang kita bersihkan. Jadi saya memiliki program Ngosrek yang negatif, bersih dan bahagia,” kata Om Zayn.

Dia mengatakan program itu tidak hanya program pembersihan reguler, tetapi juga langkah besar yang mengundang masyarakat untuk membersihkan lingkungan sekitarnya dari setiap rumah dari jalanan di depan rumah, kantor dan jalan umum. Ngored berarti membersihkan parit dan saluran air dari limbah liar dan tanaman. Pembersihan berarti membersihkan lumpur dan sedimen saluran air. Pembersihan adalah kegiatan untuk membersihkan sampah dan kotoran di jalanan dan di daerah tersebut. Dan keajaiban berarti lingkungan yang indah. Program ini menyoroti pentingnya kerja sama dan partisipasi aktif di semua tingkat masyarakat.

Om Zein menutup penjelasannya dengan visi jangka panjang. “Ini semua tentang ini, karena kita dapat melakukan hal -hal besar di kedua sisi jalan di mana kita bisa memakai buah dan mengonsumsi pohon. Mungkin hasil yang tidak kita rasakan sekarang adalah bahwa anak -anak dan cucu kita nantinya akan merasakan manfaat dari apa yang kita lakukan hari ini. Dan anak -anak dan cucu kita akan tahu bahwa buah yang dia makan adalah apa yang ditanam saat ini, ”katanya.

Pesan ini sangat menginspirasi dan mengundang orang untuk berpikir lebih banyak dan berinvestasi di masa depan generasi mendatang. Akun hujan tidak hanya berisi kritik, tetapi juga menyoroti undangan untuk secara aktif berpartisipasi dalam pembentukan Pulwakarta yang lebih baik. (Herman B)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini