Purwakarta

Paripurna LKPJ Tahun 2024, Realisasi Belanja Daerah

Sergapreborn Purwakarta Regency DPRD, bersama dengan elemen eksekutif dan forompimda lokal, mengadakan sesi pleno pada hari Rabu, 26 Maret 2024 untuk menyerahkan Laporan Tanggung Jawab Hujan Purwakarta 2024 (LKPJ).

Pertemuan berlangsung di seluruh ruang Purwakarta DPRD, yang dipimpin oleh ketua Purwakarta Regency DPRD Sri Puji Utami. Itu hadir dalam unsur -unsur keseluruhan kepemimpinan dan dalam anggota Purwakarta DPRD, Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein, dan Wakil Bupati Purwakarta Abang Ijo Hapidin.

Wakil Bupati Purwakarta Abang Ijo Hapidin, mewakili Bupati Purwakarta Saepepul Bahri Binzein, tampaknya telah membaca laporan pemerintah daerah dan penilaian elemen kepemimpinan dan kepemimpinan Purwakarta DPRD tahun lalu.

“Kami berterima kasih kepada para pemimpin dan anggota DPRD Kabupaten Purwakarta untuk kesempatan yang baik ini untuk kritik terhadap dokumen LKPJ 2024,” IJO membaca laporan itu. Dari IJO, IJO juga menjelaskan bahwa semua rekomendasi dokumen telah ditingkatkan dan ditingkatkan pada semua peralatan lokal. “Pada akhir tahun fiskal 2024, kinerja kinerja dalam mengimplementasikan rencana pengembangan regional RKPD, yang diatur oleh peraturan Purwakarta, dijelaskan pada tanggal 60 pada tahun 2023 dan kemudian di RKPD RKPD Purwakarta 2024,” kata Ijo.

Menurutnya, ditemukan selama masa ini bahwa pengembangan Kabupaten Purwakarta diarahkan ke delapan tujuan dan dikembangkan dengan 17 tujuan strategis. “Tujuan dan tujuan strategis akan dicapai melalui mandat lokal dan seluruh komunitas Pulwa Cartary,” kata Ijo.

Berikut ini arti mengenai pemerintahan keuangan mayapada yang terbentuk tangkai uang tambang mayapada, sumbangan mayapada dan penanggung mayapada, yang bertelur dirangkum. Pertama perkara Pendapatan Daerah yang berpangkal Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana Transfer, dan lain lain uang tambang mayapada yang pribumi direalisasikan sebanyak Rp 2,548 Triliun. “Terealisasikan sebanyak 93,46 obat jerih berbunga korban yang ditetapkan sebanyak 2,727 Triliun,” ujarnya.

Kemudian perkara Belanja Daerah yang terbentuk berbunga berbunga Belanja Operasi, Belanja Modal, Belanja Tidak Terduga dan Belanja Transfer. “Terealisasi sebanyak 2,554 Triliun atau 92,57 obat jerih berbunga rencana,” cakap Abang Ijo, merapal laporan.

Lalu perkara Pembiayaan Daerah, Penerimaan Pembiayaan, yang terealisasikan sebanyak Rp 37,251 miliar atau merengkuh 100 obat jerih berbunga rencana. “Untuk iuran penanggung bagian dalam figur penyertaan modal/pemodalan andika mayapada tercapai sebanyak Rp 5 milyar atau 100 obat jerih,” cakap Abang Ijo. (Herman B)

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button