Sergapreborn.id Tasikmalaya Acara halal bihalal merupakan acara bersilaturahmi antara keluarga atau tetangga. Pada saat acara tersebut kita saling maaf memaafkan. Halal Bihalal sudah menjadi tradisi yang terus berkembang di masyarakat pada saat idul Fitri.
Kata halal bihalal sudah diserap dalam bahasa Indonesia. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), halal bihalal memiliki arti setelah menunaikan ibadah puasa Ramadhan saling maaf memaafkan, biasanya diadakan di sebuah tempat (auditorium, aula, dan sebagainya) oleh sekelompok orang.
Awal munculnya halal bihalal ini terdapat beberapa versi. Yang pertama dan paling populer yaitu istilah Halal bihalal diawali oleh KH Wahab Chasbullah seorang ulama pendiri Nahdlatul Ulama (NU) kepada Presiden Soekarno pada tahun 1948 atau setelah kemerdekaan Republik Indonesia.
Hal ini bertujuan, untuk mempertemukan para tokoh politik pada saat itu, dan juga dalam rangka mengurai ketegangan dan dinamika politik yang terjadi pasca kemerdekaan.
Seperti halnya kegiatan Halal Bi Halal yang di selenggarakan di tingkat Kecamatan Mangkubumi Kota Tasikmalaya ini bermotto “Sucikan Hati, Genggam Silaturahmi, Menuju Kemajuan Institusi” tiada lain bertujuan untuk lebih membentuk dan mempererat Persatuan dan Kesatuan NKRI di wilayah Mangkubumi. Rabu 11/05/2022.

Dalam acara tersebut di hadiri oleh semua Muspika, Kapolsek Mangkubumi, Danramil 1203 Kawalu, Para Tokoh Agama, Para Lurah, serta para Ketua LSM/ Ormas yang ada di wilayah Mangkubumi.
Camat Mangkubumi Drs Slamet mengatakan dalam acara tersebut pada sambutannya “Tujuan kami melaksanakan kegiatan ini tidak lain untuk mempererat tali persaudaraan dan mewujudkan Visi dan misi demi kemajuan institusi Kota Tasikmalaya.” Ujar Slamet.
Arie








