Beranda Sungai Penuh Densus 88, Kasatgaswil Anti Teror Gelar Sosialisasi Akbar di Dunia Pendidikan Kerinci...

Densus 88, Kasatgaswil Anti Teror Gelar Sosialisasi Akbar di Dunia Pendidikan Kerinci – Sungai Penuh

127
0

Sergapreborn Kota Sungai Penuh. Bangun edukasi, pemahaman dan membangun kesadaran, guna membentengi generasi muda dari infiltrasi ideologi menyimpang di lingkungan sekolah. Kepala Satuan Tugas Wilayah (Kasatgaswil) Densus 88 AT Polri Wilayah Jambi, Kombes Pol. Beri Diatra, S.I.K., M.H., CPHR., CBA., CHRA mengelar sosialisasi akbar Pencegahan Paham Intoleransi, Radikalisme, Ekstremisme, Terorisme (IRET), TCC dan Perundungan di lingkup dunia Pendidikan Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh, Kamis (18/06/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Nasional Kota Sungai Penuh turut di hadiri oleh Wakil Gubernur Jambi, Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I, Wawako Sungai Penuh Azhar Hamzah, Wakil Bupati Kerinci Murison S.Pd.,S.Sos.,M.Si, Kapolres Kerinci AKBP Ramadhanil, S.H., S.I.K., M.H, Dandim 0417/Kerinci, Kejari Sungai Penuh, Sekretaris Daerah Kota Sungai Penuh Alpian, SE., MM., Wakil Ketua DPRD Kota Sungai Penuh Emrizal, S.Pt., serta Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kerinci dr. Surmila Apri Yulisa.

Sosialisasi ini di ikuti oleh para kepala sekolah Kepsek, Majelis guru, serta ribuan siswa – sisiwi SMP/MTs, SMA/SMK, dan MA se-Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci, tujuannya meningkatkan pemahaman dan kesadaran di lingkungan pendidikan mengenai bahaya paham intoleransi, radikalisme, ekstremisme, terorisme, TCC, dan perundungan.

“Sekaligus memperkuat nilai-nilai persatuan dan kesatuan dalam kehidupan bermasyarakat khususnya para pelajar termasuk kelompok rentan yang mudah terpapar paham radikal, terutama melalui penyebaran halus di media sosial dan internet,” ujar Beri salah satu langkah pencegahan terutama di lingkungan sekolah atau dunia pendidikan.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi dan media sosial secara bijak di tengah pesatnya perkembangan era digital.

“Gunakan media sosial untuk hal-hal yang positif. Jadikan teknologi sebagai sarana belajar, berkarya, dan berinovasi sehingga dapat memberikan manfaat bagi diri sendiri, lingkungan, serta bangsa dan negara,” Ingat dia di hadapan siswa – siswi yang hadir.

Sambung dia dalam paparannya menyampaikan, makna satu persatu dari fokus sosialisasi dan kemungkinan yang bisa merasuk serta menjerumus para pelajar terhadap infiltrasi ideologi menyimpang terutama di dunia pendidikan menjadi sasaran.

Ia juga menyebut beberapa organisasi terlarang yang membahayakan keselamatan maupun kedaulatan berbangsa dan bernegara termasuk beberapa groub di media sosial mesti di jauhkan oleh pelajar.

“Untuk itu, di harapkan kepada pihak sekolah termasuk orang tua agar memantau semua aktifitas anak-anak terutama pelajar selaku generasi muda, karena Kerinci yang di anggap aman juga menjadi catatan pantauan dari densus 88,” sampai dia berharap.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Azhar Hamzah mengajak para pelajar memperkuat karakter, meningkatkan wawasan kebangsaan, serta menjauhi paham radikalisme, terorisme, True Crime Community (TCC), dan perundungan di lingkungan pendidikan.

“Kita berkomitmen khususnya Pemerintah Kota Sungai Penuh dalam mendukung berbagai program pencegahan dan penanggulangan paham radikalisme, ekstremisme, serta berbagai bentuk kekerasan di lingkungan pendidikan melalui pendekatan edukasi dan sosialisasi yang berkelanjutan, ” pungkas Azhar dalam kesempatan tersebut.

[Sergapreborn]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini