Uncategorized

Aksi Sadar Hukum Biar Kita Lebih Dewasa

Berita Yang Viral

Opini : Oleh Wawan Gunawan

Namun perlu diingat bahwa untuk mengibarkarkan bendera kebangsaan itu tidak sembarangan. Sebab, sudah ada perundang-undangan yang mengaturnya. Yakni Undang-undang RI Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, Lambang Negara, dan Lagu Kebangsaan. Tak banyak yang mengetahui isi aturan yang tercantum dalam undang-undang itu karena rasanya belum pernah disosialisasikan sebelumnya.

Berkenaan dengan pengibaran merah putih untuk mensosialisasikan undang-undang tersebut. Pasalnya, terdapat ancaman pidana jika seseorang sengaja mengibarkan bendera merah putih yang dinilai tak layak.

Ancaman pidana itu diatur dalam Pasal 24 huruf c yang isinya mengibarkan Bendera Negara yang rusak, robek, luntur, kusut, atau kusam dengan ketentuan pidana Pasal 67 huruf b. Isinya, apabila dengan sengaja mengibarkan bendera negara yang rusak, robek, luntur, kusut, atau kusam sebagaimana dimaksud dalam Pasal 24 huruf c, maka dapat dipidana penjara paling lama 1 tahun atau denda paling banyak Rp 100 juta.

kalau benar Bendera Merah putih berkibar di depan kantor bale Desa Sadawangi dan bendera tersebut rusak kusam robeń∑ tingal laporkan saja sebagai mana tetcantum dalam perundang undangan biar masyarakat tau dan cerdas.. karna dengan kitidak tauan bisa saja salah mis komunikasi hingga terjadi adu jotos.

Masih banyak masyarakat yang belum mengetahui undang-undang tersebut harus nya penegak hukum mensosialisasikan tentang hal ini.
-imbauan melalui patroli dan pemantauan di lingkungan masyarakat melalui tiga pilar. Lurah, Bhabinkamtibmas dan Babinsa serta Potensi Masyarakat .
dengan adanya insiden pemukulan salah seorang wartawan di Desa Mekarwangi pada hari senin jam 11 siang.diduga salah mis komunikasi.

Meurut saksi mata kalau wartawan Sulaeman pada hari sabtu klaripikasi ke rumah kepala Desa tersebut terkait dugaan bendera sangkasa merah putih rusak robek dikarnakan hari libur sampai Desa Libur maka hari senin nya wartawan sulaeman di suruh datang ke bale Desa mekarwangi.

Kebetulan waktu itu desa tersebut ada anggota Pemuda Pancasila Ranting Desa Mekarwangi yang mendengarkar pembicaraan wartawan tesebut.dengan kata Nominal uang Rp 2 juta rupiah karna kelalaian Desa mengibarkan bendera yang rusak dengan dalih kemitraan wartawan tersebut awalnya minta 5 juta sampai turun 2 juta tutur saksi.

Tidak sampai disitu yang membuat geram ormas PP saat meminta surat tugas wartawan tersebut wil tugasnya Kabupaten sumedang dan dalam surat keputusan diduga salah cetak karna dikeluarkan bulan Agustus 2021 masa berlaku Agustus 2022.

(***)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button