Kalimantan Tengah

Demo Guru Sertifikasi ke DPRD Kalteng Tolak Pergub Nomor 5 Tahun 2022

Sergapreborn Palangka Raya. Forum guru SMA/SMK/SLB yang tergabung dalam Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) khususnya yang bersertifikasi tolak Pergub Kalteng Nomor 5 Tahun 2022, yang dinilai sangat merugikan para guru yang sudah bersertifikasi.

Penolakan itu ditunjukkan dengan aksi unjuk rasa solidaritas guru se Kalimantan Tengah (Kalteng) yang dilakukan di Gedung DPRD Kalteng, Selasa, 24 Mei 2022 sore, diikuti sekitar ratusan guru bersertifikasi.

Demo ini beetujuan untuk menyampaikan tuntutan yakni forum guru bersertifikasi se-Kalteng meminta agar Pergub Nomor 5 tahun 2022 direvisi, atau ditinjau kembali.

Salah satu yang tertuang dalam pergub tersebut yakni pada pasal 7 ‘guru bersertifikasi tidak diberikan tambahan penghasilan seperti yang selama ini mereka terima.

“Dalam hal ini diminta dari pihak Pemprov harus merevisi Pergub Nomor 5 tahun 2022 terutama pada pasal 7 huruf a beserta lampirannya.

Sehingga semua PNS guru non sertifikasi dan guru sertifikasi memperoleh tambahan penghasilan PNS dilingkup Provinsi Kalteng sesuai ketentuan,” Kata Koordinator unjuk rasa, Nadi.

Dalam tuntutan itu disampaikan kepada Komisi III DPRD Kalteng yang menerima langsung perwakilan unjuk rasa solidaritas guru Kalteng. Mereka berharap Komisi III dapat menjadi jempatan dan berkenan mendukung atas permohonan rivisi Pergub Nomor 5 tahun 2022 itu.

“Dengan adanya revisi pergub tersebut dan adanya tambahan penghasilan bagi guru sertifikasi dari Pemprov Kalteng mampu mensejahterakan guru yang ada, serta dapat meningkatkan kulitas dan kuantitas kinerja yang lebih baik demi mewujudkan tujuan negara mencerdaskan kehidupan bangsa, upaya para guru yang besertifikasi meminta adanya revisi pergub yang sangat merugikan kaum pendidik” tegas Nadi.

(Ber)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button