Pangandaran

Diduga Abaikan Peringatan Cuaca Buruk Kapal Tongkang Kandas di Pantai Bojong Salawe

PANGANDARAN – Sergapreborn

Kapal tongkang yang kandas dan terdampar di pantai Bojongsalawe Parigi, Kabupaten Pangandaran, ternyata berawal dari memaksakan diri untuk tetap berlayar disaat cuaca buruk.

Kepala Satuan Polair Polres Ciamis, AKP Sugianto menyatakan, di tanggal 18 Agustus 2021 kapal tongkang yang ditarik kapal tugboat KNK persada 15 tersebut masuk ke pelabuhan Pangandaran Bojongsalawe.

“Hanya ketika alat tersebut belum bersandar dengan benar, mesin tugboatnya mengalami trouble,” ujar Sugianto di kantornya, Senin (23/8/2021) siang.

Selain itu, ungkap Ia, sebenarnya sebelum kejadian dari Cilacap, Jawa tengah juga sudah ada peringatan mengenai faktor cuaca seperti gelombang tinggi.

“Tapi, tetap memaksakan diri karena mungkin ditunggu oleh orang teknis proyek pembangunan di Pangandaran,” katanya.

“Namun akhirnya sampai juga kesini (Pangandaran), hanya ketika akan bersandar mesin dibagian propellernya (baling-baling) trouble sehingga tidak bisa memposisikan dengan benar.”

Kemudian, tambah Ia, karena gelombang tinggi air laut masuk dan dihantam ombak yang akhirnya crane tongkang jatuh.

“Itu padahal, yang dikhawatirkan cranenya karena harganya mahal,” ucapnya.

Menurut informasi pihak perusahaan, untuk evakuasi kapal tongkang sementara menunggu perbaikan tugboat terlebih dahulu yang kebetulan masih bersandar di pantai barat Pangandaran.

“Dan mungkin kalau sudah diperbaiki, akan melakukan evakuasi penarikan tongkang, crane maupun peralatan lainnya yang berada di tongkang tersebut,” kata Sugianto.

(Budi)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button