Kalimantan Tengah

Diduga SPBU KM 10 Desa Pelangsian Utamakan Pelangsir

Sergapreborn, Sampit-Kalteng

Setasiun Pengisian Bahan bakar minyak Umum (SPBU) Jalan HM Arsyad Km 10 Desa Pelangsian Kecamatan Mentawabaru Ketapang Kabupaten KotawaringinTimur,( KOTIM ) KalimantanTengah dikeluhkan warga.

Pasalnya pengendara umum selain disulitkan untuk mendapatkan BBM bersubsidi jenis bensin ,juga kesulitan untuk masuh kearea SPBU dikarnakan didalam area SPBU tersebut selalu dipadati oleh kendaraan pelangsir.

Menurut sumber informasi yang diperoleh. Wartawan Sergapreborn, dilapangan Jum at, 05/03/2021 sekira pukul 11.00. Wib mengatakan, saya kesulitan masuk ke SPBU banyak kendaran pelangsir yang beserakan tidak tertata rapi sehingga mempersulit para pengendara umum,apakah SPBU ini kushus untuk melayani para pelangsir,atau dijual untuk umum ,seakan-akan tidak mengedepankan kepentingan pengendara umum,saya menduga ada kerja sama antara pihak petugas SPBU dengan oknum pelangsir,sehingga para pengendara umum sangat kesulitan mendapatkan BBM jenis bensin, diminta pihak Pertamina menindaklanjuti masalah keluhan warga,” tutur warga.

” Sementara Ketua LSM Piramida Pikiran Rakyat ( PPR ) Kabupaten KotawaringinTimur. KalimantanTengah,( KALTENG ) Audy Valent, mengatakan, menyikapi keluhan warga yang kesulitan untuk mendapatkan BBM bersubsidi jenis bensin itu, sudah beberapa kali saya mendapatkan pengaduan dari masyarakat terkait dengan hal serupa yang kesulitan mendapatkan BBM jenis bensin tersebut, saya meminta kepada pihak Pertamina turun kelapangan untuk melakukan kruscet soal kebenaran tersebut,” katanya.

” Audy menambahkan, dalam hal ini saya juga meminta kepada aparat Kepolisian Polres Kotim, melakukan tindakan tegas terhadap para pelangsir yang selama ini menganggu kenyamanan pengendara umum dan tidak memberikan kesempatan pengendara umum untuk mendapatkan minyak bersubsidi BBM jenis nengsin,” ( Kar )

Sergapreborn

Menegakan Kebenaran Demi Hukum

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button