Dipersidangan Terdakwa Mengaku Dipaksa Oleh Penyidik Mengakui Barang Bukti

0
122

Sergapreborn, – Sampit – Kalteng.

Sidang khasus Narkotika jenis sabu-sabu, dengan terdakwa Rusmawarni alias Mawar , dihadapan majelis hakim, dan jaksa serta kuasa hukumnya saat pertama pengakuannya dituangkan dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) di kepolisian mengaku mengetahui soal Sabu yang diamankan dari keponakannya atau Alya lantaran merasa tertekan.

“Saya ditekan dan dipaksa harus mengakui Sabu itu, bahkan saya hampir dipukul, sehingga saya mengakui di BAP Pertama,” tuturnya.

Rusmawarni alias Mawar, pada sidang Senin, 31 Mei 2021.

Hingga saat dilakukan BAP kedua atau tambahan dengan didampingi oleh kuasa hukumnya.

Rusmawarni alias Mawar menceritakan kronologis yang sebenarnya, di mana disebutkannya tidak mengetahui perihal sabu itu yang turut diceritakan dalam sidang itu.

“Saya tidak tahu sama sekali soal sabu itu,” ucap terdakwa.

Rusmawarni alias Mawar menceritakan yang mengetahui soal sabu itu hanya saksi Alya. Terdakwa sampai turut diamankan setelah saksi Alya memintanya untuk mengantarnya ke lokasi kejadian atau menemui terdakwa Habibi.

“Bahkan saya saat itu tidak hapal jalan, yang mengarahkan saksi Alya,” ucap terdakwa.

Saksi Meringankan Terdakwa Hj Rus Sebut Kotak Rokok LA , Bukan Sampurna

Pengakuan terdakwa juga dikonfrontir dengan pengakuan Habibi yang menyebutkan, kalau terdakwa tidak hanya sekali itu saja ketempat Habibi mengantar sabu.

“Sidang lalu kenapa saudara benarkah kesaksian Habibi yang menyebutkan saudara sudah 3 kali kalau tidak salah mengantar sabu,” tanya jaksa.

Terdakwa menyangkal hal tersebut dan secara tegas mengatakan tidak pernah mengakui keterangan Habibi tersebut.

Dalam kasus ini terdakwa diamankan di Jalan DI Panjaitan Selatan, Gang Asatutaqwa, Kelurahan MB Hilir, Kecamatan MB Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur bersama saksi anak pada Jumat, 4 Desember 2020 pukul 13.00 Wib.

Adapun barang bukti yang diamankan sabu sebanyak 3 kantong dengan berat 15,85 gram, ponsel dam motor Honda Scoopy dengan nomor polisi KH 3045 QD.

Di mana saat itu Saksi Alya diamankan terlebih dahulu saat menyerahkan sabu kepada Habibi, yang dipesan Habibi melalui Hj.Rusminarni alias Minar alias Mimin, hingga kemudian tidak jauh dari TKP terdakwa turut diamankan.

Meski terdakwa membantah keterangan itu, sidang selanjutnya tidak dilakukan pemeriksaan terhadap penyidik yang membuat BAP terdakwa. Hakim yang dipimpin Ike Liduri itu mengagendakan untuk penuntutan,”pungkasnya.
(Kar)




LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here