Kerinci

Eliyusnadi, Tidak Mengetahui Sumber Dana Untuk Judicial Review Di MK

Kab.Kerinci Sergapreborn . Hasil konfirmasi awak media SERGAPreborn bersama Eliyusnadi, S.Kom.,M.Si.Dpt hari Senin, 14/2/2022, saat diminta tanggapannya terhadap berita di media ini dengan judul LSM Respect Laporkan Bupati Kerinci, terkait dugaan penyimpangan APBD dan sumber anggaran persidangan di Mahkamah Konstitusi, mengatakan, “Masalah menyimpang saya tidak mengetahui, kalau yang menyimpang kan masalah yang berangkat.’

“Dari tim yang banyak tersebut saya tidak ikut berangkat cuma sebagai pemohon dari unsur masyarakat, saya tidak sebagai anggota DPRD dan pada waktu membuat konsep permohonan tersebut dilaksanakan di ruang kerja wakil Bupati dan semua pemohon berasal dari unsur masyarakat. Terkait sumber anggaran yang dipergunakan untuk ke Mahkamah Konstitusi saya tidak mengetahui karena saya tidak ikut berangkat jadi tanyakan saja kepada yang berangkat, bahkan adanya pengacara saya tidak tahu.” Ungkap Eliyusnadi.

Ir. Boy Edward, MM sebagai salah satu pemohon Judicial Review di Mahkamah Konstitusi saat dikonfirmasi awak media hari Senin, 7/2/2022 menyampaikan, “Kalau saya hadir kesitu ( MK ) dalam konteks memang ada anggaran yang kami pakai biasanya memakai anggaran perjalanan undangan atau koordinasi DPRD jadi tidak menggunakan anggaran Pemkab.”

Yuldi Herman, SE.,M.Si termasuk juga salah satu pemohon, hari Senin 7/2/2022, mengatakan, “Hasil keputusan Mahkamah Konstitusi memerintahkan Kabupaten Kerinci tidak ada yang tertinggal diserahkan seluruhnya aset bergerak atau tidak bergerak ke kota Sungai Penuh.”

Sekjen LSM Respect Penhadi angkat bicara,
“Kami akan terus mengiring kasus ini ke Kejaksaan Tinggi Jambi, KPK RI dan Ombudsman. Apabila terbukti terjadinya tindakan dugaan penyimpangan APBD kab.Kerinci agar diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.”

( SERGAPreborn KSP

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button