Sergapreborn Kota Sungai Penuh. Rumah Sakit Melati Kota Sungai Penuh menggelar peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ikatan Bidan Indonesia (IBI) ke-75 sekaligus Pekan Imunisasi Dunia dalam program Indonesia Bebas Zero Dose, Selasa (19/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula RS Melati tersebut berlangsung meriah dan dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Kota Sungai Penuh, Ny. Sri Kartini Alfin, jajaran OPD, Ketua Bhayangkari Cabang Kerinci, Ketua Persit Kodim 0417/Kerinci, serta Hj. Nelvia Nora selaku istri pemilik RS Melati Sungai Penuh. Selain itu, hadir pula Kepala RS Melati bersama seluruh anggota IBI Cabang Kota Sungai Penuh yang ikut memeriahkan peringatan HUT IBI ke-75 tahun ini.
Peringatan HUT IBI mengusung tema “Dunia Membutuhkan Lebih dari Sejuta Bidan: Bidan Indonesia Memperkuat Kepemimpinan dalam Pelayanan Kebidanan Berbasis Hak, Berpusat pada Perempuan dan Anak serta Siap Mengawal Generasi Emas 2045”.
Dalam kegiatan tersebut, IBI Kota Sungai Penuh juga menggelar bakti sosial berupa imunisasi gratis dan pelayanan KB kemitraan bersama BKKBN di RS Melati.
Ketua Pengurus Cabang IBI Kota Sungai Penuh, Bdn. Annisa S.Tr.Keb mengatakan, HUT IBI menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen bidan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat.
“Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen bidan dalam mendukung pelayanan keluarga berencana yang merata, mudah dijangkau, dan berkualitas bagi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Sungai Penuh, Ny. Sri Kartini Alfin menyampaikan apresiasi kepada seluruh bidan atas kontribusi mereka dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak.
“Atas nama pribadi dan Tim Penggerak PKK Kota Sungai Penuh, kami menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran Ikatan Bidan Indonesia Kota Sungai Penuh,” katanya.
Ia menilai, bidan memiliki peran penting dalam menciptakan generasi sehat menuju Indonesia Emas 2045. Selain itu, Safari KB gratis yang dipusatkan di RS Melati juga dinilai menjadi langkah strategis dalam meningkatkan pelayanan kesehatan ibu dan anak serta mencegah stunting.
Kegiatan yang dipusatkan di RS Melati Sungai Penuh tersebut mendapat apresiasi dari para tamu undangan karena dinilai mampu menghadirkan pelayanan kesehatan yang dekat dengan masyarakat sekaligus memperkuat sinergi antara tenaga kesehatan, pemerintah daerah, dan organisasi profesi bidan.
(Sergapreborn).








