Majalengka

Insentif Tenaga Kesehatan diduga Jadi Bancakan Kepala Puskesmas Panongan

Majalengka – Sergapreborn

Ada dugaan kepala kapus panongan kecamatan Jatitujuh berinisial, Is
pungli Insensif Naker,
tenaga kovid 19 sebanyak delapan belas orang,

Menurut sumber yang tidak mau disebutkan namanya, menuturkan kepada awak media Sergapriborn
seharusnya per satu tenaga kovid 19, per dua bulan dapat honor lima juta rupiah.

Namun cara pengambilannya di ambil oleh penerima masing masing,
melalui rekening pribadinya sebesar lima juta rupiah per dua bulan.

Tetap sangat di sesalkan oknum kapus Panongan mengambil uang tersebut, dengan cara
para nakes setelah mengambil uang dari Bank,
para nakes penerima insentif kumpul di puskesmas Panongan, dan menyerahkan uang tersebut ke oknum Kapus panongan.

Seterusnya penerima insentif itu hanya di kasih satu juta
dari uang yang diambil lima juta rupiah, sisanya
diambil oleh kepala kapus empat juta rupiah dengan alasan tidak jelas.

Jadi penerima Nakes insentif kovid 19 hanya mendapat satu juta rupiah saja
per Dua bulan nya,untuk perawat non senior
dan untuk 10 perawat senior, menerima satu juta lima ratus ribu rupiah.

Saat di konpirmasi  Selasa 25/ 5 / 2021, ibu kapus Desa Panongan Kecamatan Jatitujuh, dia menyangkal apa yang di katakan sumber itu tidak benar kata nya.

Menurutnya itu bukan delapan belas orang,melainkan hanyalah delapan orang,
dan terkait dugaan pungli Insentif Nakes itu tidak dibenarkan, papar nya sewaktu di klarifikasi.

( W Gunawan )

Sergapreborn

Menegakan Kebenaran Demi Hukum

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button