Kalimantan Tengah

Kades Kuin Permai Keberatan Atas Interpensi Ketua BPD Kerjakan Proyek Dana Desa

Sergapreborn,Sampit-Kalteng. Kepala desa Kuin Permai Kecamatan, Teluk Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Repandy Apriady, keberatan atas campur tangan Ketua BPD yang turut mengelola pekarjaan Dana Desa ( DD).

Repandy kepada Sergapreborn, ketika dihubungi via telepon seluler, Saptu,12/03/2022, sekira pukul 11.00. Wib mengatakan, membenarkan adanya ketua BPD ikut memborong Dana Desa, dan dikerjakan sama dengan Kaur pembangunan, tentunya dalam hal ini menjadi buah bibir masyarakat apalagi pekerjaan tersebut tidak selesai dan bermasalah, saya tidak bertanggung jawab dan lepas dari permasalahan itu saya,” kata Kades.

Ada beberapa pekerjaan yang diborong oleh Ketua BPD dan Kaur pembangunan tanpa melibatkan masyarakat, itu sudah tidak benar, sebetulnya pekerjaan itu harus mengedepankan masyarskat sekitar, bukan di borong menggunakan tenaga luar, lantas masyarakat disuruh nganggur itu sudah tidak cocok.

Sudah beberapa kali pihak kaur pembangunan saya tegur, tapi tidak mengindahkan teguran saya sebagai kepala desa, saya juga hingga saat ini tidak memeggang RAB sama sekali semuanya sudah ditangani sendiri oleh kaur pembagunan, ahir-ahir ini setelah saya cek kelokasi ada beberapa pekerjaan yang tidak terselesaikan masalah penimbunan gorong-gorong dan masalah lain, tentunya tidak menutup kemungkinan adanya pekerjaan yang tidak selesai akan membuat masalah baru, lanjut kata Repandy, untuk tahun berikutnya saya tidak pakai lagi kaur pembangunan itu, karna selain membuat gaduh masyarakat juga sudah mengangkangi pekerjaan TPK yang sudah ditunjuk berdasarkan kesepakatan musawarah desa, ucap Repandy.

Semntara menurut Ketua LSM Nusantara Coruption Watch ( NCW ) Sekalimantan Aminudin, kepada Sergapreborn, mengatakan, permasalahan itu tentunya harus segera diselesaikan, apalagi berkaitan dengan pelaksanaan Dana Desa ( DD ) kalau ketua BPD dan Kaur Pembangunan yang memborongnya itu sangat tidak benar, apakah seorang BPD tidak tau tentang pungsi dan tugas seorang Badan Permusawaratan Desa ( BPD ) selaku pengawasan didesa tersebut, kenapa malah mereka yang mengerjakan sendiri, kata Aminudin.

Saya berharap kepada Camat Teluk Sampit, selaku pembina desa, bisa segera memberi teguran keras terhadap Kaur Pembangunan yang merangkap memborong pekerjaan desa, sesuai rumor yang berkembang dikalangan masyarakat pekerjaan tersebut tidak selesai, dan anggaranya sudah habis apakah itu tidak bermasalah, kata Aminudin.

( Kr )

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button