Sergapreborn Kab.Kerinci. Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura [DTPH] Kabupaten Kerinci, Radium Halis, S.Spi., M.Si., menyatakan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Festival Budaya Kerinci 2026, Festival ini menjadi momentum penting untuk memperkenalkan kekayaan budaya sekaligus mempromosikan potensi sektor pertanian Kabupaten Kerinci kepada masyarakat luas.
Festival yang mengusung tema “Sekepal Tanah Surga, Negeri Seribu Budaya” tersebut, dibuka oleh Wakil Gubernur Jambi, Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I,.didampingi Bupati Kerinci Monadi di kawasan Dermaga Danau Kerinci, Kamis 22/10/2026. Istimewanya lagi turut hadir Menteri Kebudayaan yang diwakili Direktur Jenderal Kebudayaan, anggota DPRD Provinsi Jambi utusan daerah, pimpinan dan anggota DPRD Kerinci, para OPD Kerinci serta tamu undangan lainnya.
Festival Budaya Kerinci 2026 yang berlangsung di kawasan Dermaga Danau Kerinci pada 22–25 Oktober 2026 tidak hanya menjadi ajang pelestarian adat, seni, dan tradisi, tetapi juga membuka peluang bagi pemerintah daerah untuk memperkenalkan berbagai potensi unggulan yang dimiliki Kabupaten Kerinci, khususnya di bidang pertanian dan hortikultura.
Radium Halis mengatakan, pihaknya sangat mendukung pelaksanaan festival tersebut karena dapat menjadi sarana untuk memperluas promosi hasil pertanian lokal, mulai dari berbagai jenis buah-buahan, sayuran, hingga tanaman hortikultura lainnya yang dihasilkan oleh para petani di Kabupaten Kerinci.
“Kami dari Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Kerinci sangat mendukung penyelenggaraan Festival Budaya Kerinci 2026. Kegiatan ini bukan hanya tentang memperkenalkan budaya dan tradisi daerah, tetapi juga menjadi kesempatan yang sangat baik untuk mempromosikan hasil pertanian masyarakat Kerinci, baik buah-buahan, sayuran, maupun berbagai jenis tanaman lainnya,” ujar Radium Halis.
Ia menambahkan, promosi hasil pertanian melalui kegiatan berskala daerah dapat membantu meningkatkan pengenalan produk lokal sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas bagi para petani. Dengan demikian, hasil pertanian Kerinci diharapkan tidak hanya dikenal di tingkat lokal, tetapi juga semakin diminati oleh masyarakat di luar daerah.
“Kita ingin hasil pertanian Kerinci semakin dikenal luas. Buah-buahan, sayuran, dan berbagai produk hortikultura yang dihasilkan petani kita memiliki potensi untuk dikembangkan dan dipromosikan lebih luas. Melalui festival ini, kita berharap masyarakat semakin mengenal kekayaan pertanian Kerinci dan para petani mendapatkan peluang yang lebih besar untuk memasarkan hasil produksinya,” ungkapnya.
Radium juga menyampaikan, sektor pertanian dan kebudayaan dapat berjalan beriringan dalam memperkuat identitas serta daya tarik Kabupaten Kerinci. Kekayaan alam yang subur, hasil pertanian yang beragam, serta adat dan tradisi yang masih terjaga merupakan potensi daerah yang dapat diperkenalkan secara bersamaan kepada para pengunjung.
“Harapan kami, melalui Festival Budaya Kerinci ini, potensi daerah semakin dikenal, para petani semakin termotivasi untuk meningkatkan kualitas hasil pertaniannya, dan produk lokal kita semakin mampu bersaing. Mari kita manfaatkan momentum ini untuk memperkenalkan Kerinci sebagai daerah yang kaya akan budaya, memiliki alam yang indah, serta menghasilkan berbagai produk pertanian unggulan,” Tutup Radium.
Kabupaten Kerinci memiliki potensi pertanian yang beragam dengan hasil produksi yang menjadi bagian penting dalam mendukung perekonomian masyarakat. Potensi tersebut perlu terus diperkenalkan melalui berbagai kegiatan, termasuk festival budaya yang mampu menarik perhatian pengunjung dari berbagai daerah.
[Sergapreborn].







