Kalimantan Tengah

Kasus Pembunuhan Pasutri Ahirnya Berhasil Diringkus Aparat Kepolisian

Sergapreborn Palangka Raya. Perkara kasus pembunuhan pasangan suami istri (Pasutri), Ahmad Yendi (48) dan Fatnawati (45) di Kota Palangka Raya akhirnya berhasil diungkap petugas.

Kapolresta Palangka Raya, Kombes Budi Santosa mengatakan, menurut pengakuan pelaku, dia menghabisi nyawa Pasutri itu karena menaruh dendamyang sudah cukup lama.

Sebab, kata Kapolresta, korban, menurut keterangan terduga pelaku, kerap menjanjikan pekerjaan namun tak kunjung direalisasikan. Tidak hanya itu, korban juga disebut oleh terduga pelaku kerap membully dan menggadai handphone pelaku.

“Ia menghabisi nyawa kedua korban karena dendam pekerjaan, kemudian sering dibully dan handphone pelaku digadai korban,” kata Kapolresta Palangka Raya Kombes Budi Santosa bersama Kabidhumas Polda Kalteng Kombes K. Eko Saputro dalam press release di rumah korban, Minggu, 9 Oktober 2022.

Kapolresta menyampaikan hal itu juga didampingi Wakapolresta, AKBP Andiyatna, Kasatreskrim Kompol Ronny M Nababan dan Kasubdit 3 Jatanras Polda Kalteng Kompol Hemat Siburian.

Sebelum kejadian, terduga pelaku pada siang hari bertemu dengan korban seperti biasanya. Kemudian malam harinya, niat jahatnya muncul dan merencanakan untuk menghabisi kedua korban.

“Sebelum menghabisi korban, pelaku terlebih dahulu meminum obat batuk puluhan butir (lalu dicampur bahan lainnya). Kemudian ke rumah korban dan menghabisi nyawa kedua korban,” tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, pasutri di Kota Palangka Raya ditemukan tewas mengenaskan di rumahnya Jalan Cempaka, Gang Kamboja, Kecamatan Pahandut kota setempat pada Jumat malam, 23 September 2022.

( Kur/Sr)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button