Kehadiran Minimarket Jangan Sampai Membunuh Pelaku Usaha Kecil

0
104

Tasikmalaya-Sergapreborn
(19/02/2021)

Pembangunan Minimarket semakin marak terlihat dijalan jalan sudut kecamatan, karena hasilnya yang sangat menguntungkan untuk pelaku bisnis lokal maupun asing , seperti halnya dikecamatan Mangkubumi , kecamatan salah satu jumlah penduduk terbanyak .

Seperti yang terlihat di Kelurahan sambong jaya bangunan fisik yang berjarak sekitar hanya 30 meter antara minimarket satu dengan yang terlihat masih dalam tahapan pembangunan .

Kasi perizinan kota Tasikmalaya Ikbal memberikan tanggapan, kemaren sudah ada pembahasan hari rabu , mini market itu masih satu kepemilikan dengan amanah dan IMB awalnya untuk perluasan pesantren dan pembuatan toko, juga sudah terbit sekitar tahun 2020 , seharusnya Kabag IMB yang menerangkan cuma pa Dadan bag IMB kebetulan tidak hadir dikarenakan sakit,” jelasnya

Ijin usaha dan ijin operasi sudah dalam pembahasan, kami pun mengundang RW RT dalam hal ini RW 8 RT 11 kalau tidak salah dan pihak kecamatan yang diwakili kasi trantib lurah sambong jaya juga hadir,”paparnya

Apakah background Alfamart tersebut adalah AMANAH , ketika awak media menanyakannya? bukan kenapa saya bilang amanah karna yang kemaren datang sebagai pemohon adalah pesantren amanah kenapa karena Alfamart itu merupakan unit usaha yang dimiliki CV amanah apa gitu” lupa lagi ”

Jadi bukan orang luar nyewa di pesantren amanah tapi untuk menunjang kebutuhan santri dimana sekarang kantin santri kurang representatif diatas kolam begitu pengakuan ,” katanya

Lanjutnya karena didepan pesantren juga banyak pedagang yang pake roda menimbulkan heurin ‘ padat ‘ apalagi kalau hujan banyak orang membuatnya menjadi berdesakan apalagi seperti sekarang ini yang akan menimbulkan kerumunan situsai sekarang “pandemi” begitu pa RT menerangkan ke saya ,

Lanjut Ikbal pihak pesantren pun menerangkan untuk meminimalisir santri supaya tidak beli jajanan diluar ,” terangnya
Pihak Alfamart bekerjasama dengan CV yang berbeda dibawah unit kerja muhamadiyah CV itu nanti akan membuka gerai , IMB nya dari awal untuk pengembangan perluasan pondok pesantren dan pendirian toko , IMB nya sudah jelas dan sudah divalidasi dan dinyatakan sudah lengkap ,” terangnya

Ini langkah terakhir sampai izin dipegang dan POL PP pun menyarankan tidak boleh buka dulu dan pembahasan ini bukan berarti ijin ini satu langkah terakhir ketika pembahasan semua tim teknis menyutujui tidak ada masalah dan pihak kelurahan dan kecamatan yang mewakili masyarakat serta RT dan RW menyatakan tidak ada masalah ,,” tandasnya

Tambahnya berarti dinyatakan divalidasi memenuhi persyaratan untuk diterbitkan , bukan berarti sekarang pulang langsung dibuka “harus dipegang izin dulu ,”pungkasnya

Kehadiran minimarket jangan sampai menenggelamkan para pedagang kecil ,justru harus bisa mendongkrak , mengangkat dan bekerjasama dengan pelaku pedagang kecil dan UMKM

Dimana pemerintah menggembor gemborkan program percepatan UMKM dan program gerakan pengusaha pengusaha muda ( Garuda ) ironisnya justru kehadiran ritel / minimarket yang semakin menjamur sangat kontradiktif dengan program pemerintah dalam peningkatan UMKM dan gerakan pengusaha pengusaha muda ( Garuda ) dan terkesan menutup dan menenggelamkan para pelaku usaha kecil

Pemerintah dalam hal ini Dinas terkait untuk dapat mengkaji , meluruskan , serta menempatkan aturan yang sudah dibuat pada porsi yang tepat dan yang sebenarnya .

Menganalisa dampak minimarket dikelurahan Sambong jaya terhadap warung kecil serta persepsi masyarakat dalam hal ini pelaku warung kecil , dampak adalah merupakan sebuah kondisi yang timbul akibat tindakan yang dilakukan apakah berakibat positif atau negatif , dampak yang dimaksud suatu kondisi yang timbul terhadap sosial dan ekonomi pedagang kecil akan menimbulkan bahwa kehadiran minimarket bermula dari merosotnya pendapatan yang sangat drastis .

(Tim)




LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here