Kalimantan Tengah

Keluarga Korban Kecelakaan Maut Kecewa Atas Kinerja Oknum Satlantas Polres Kotim

Sergapreborn Sampit – Kalteng Akibat ada oknum Satlantas Polres Kotim, yang tidak bersedia membuatkan bukti Laporan Polisi (LP)
atas kematian Maman, karna kecelakaan bertabrakan dengan sebuah mini bus, di Jalan HM Arsyad Km 22 Desa Bagendang Kecamatan Mentawa Hilir Utara Kabupaten Kotawaringin Timur Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) hingga saat ini keluarga korban masih belum bisa ngurus Jasa Raharja atas kematian keluarganya.

Pasalnya ketika pihak keluarga korban bertandang ke Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Kotim, 31/05/2022 menemui petugas lantas yang menangani perkara tersebut, minta bukti Laporan Polisi (LP) terkesan menolak dan menganggap bahwa perkara tersebut dianggap sudah damai secara kekluargaan.

Diduga kuat oknum anggota Satlantas Polres Kotim, dengan sengaja ingin mempersulit pelayanan terhadap warga yang ingin minta Laporan Polisi (LP) untuk pengurusan Jasa Raharja kecelakaan lalu lintas yang merenggut korban jiwa.

Informasi yang disampaikan kepada media ini, dalam kecelakaan itu korban yang meninggal bernama Maman pengendara sepeda motor.

Di mana korban bertabrakan dengan sebuah mobil Toyota Calya Nopol KH 1636 FJ yang dikemudikan Bahrian warga Desa Basirih, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, Kabuoaten Kotawaringin Timur.

Keluarga korban kecelakaan Sukman, yang merupakan warga Jalan HM Arsyad Km 31, Desa Bagendang Hilir, Kecamatan Mentawa Hilir Utara, mengatakan, korban meninggal adalah adik kandungnya karna bertabrakan dengan sebuah mobil.

Pengakuannya korban meninggal dunia setelah jalani perawatan di RSUD Dr.Doris Sylvanus Palangka Raya.

Anehnya kata dia kasus ini tidak ditangani secara serius, di mana pihak kepolisian malah mengarahkan kasus itu untuk didamaikan dengan membuat surat kesepakatan damai secara kekluargaan.

“Memang Bahrian bertanggung jawab atas kecelakaan tersebut, korban meninggal karena pendarahan dibagian kepala akhirnya adik saya meninggal dunia pada hari Jumat, 27/05/2022,” tukasnya.

Menurut Sukman, pada Selasa, 31/5/2022 sekitar pukul 09.00 Wib dirinya mendatangi kantor Satlantas Polres Kotim, bertemu dengan petugas lantas yang menangani perkara tersebut yang diketahui bernama Bowo

“Namun apa yang saya peroleh, keterangan dari pihak lantas kepada saya, itu sudah tidak bisa diurus lagi karena sudah kita buatkan kesepakatan damai kedua belah pihak atas kecelakaan tersebut, begitu ucapan Bowo kepada saya,” terang Sukman.

Lebih anehnya lagi oknum petugas itu juga menyebut jika kasus itu diproses sama halnya menyakiti dirinya, karena sebelumnya sudah dimediasi antara kedua belah pihak bersepakat untuk damai.

“Kenapa masih ingin ngurus Jasa Raharja lagi, katanya dengan saya, ini yang mengecewakan,” tegas Sukman.

Sementara Kepala Satuan Lalulintas ( Satlantas ) Polres Kotim, AKP Salahidin,SH.SE ketika dihubungi wartawan Sergapreborn melalui Whatsapp Selasa 31/06/2022 sekira pukul 17.00 Wib konfirmasi terkait adanya kecelakaan tersebut.

Menjawab melalui pesan WhatsApp, mengatakan, terimakasih infonya bapak besok kita cek berkasnya, ucap Salahidin.

( Kr )

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button