Ketua LSM Tri Sula Tidak Pernah Memberikan Maaf Atas Nama LSM Kepada Kades

0
60

Sergapreborn, – Sampit – Kalteng.

Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat LSM Tri Sula Kabupaten KotawaringinTimur ( KOTIM ) Muazin Tahta, menyikapi atas kasus pelecehan dan penghinaan terhadap dirinya yang dilakukan Kepala Desa Penyaguan Kecamatan Pulau Hanat Kabupaten Kotawaringin Tumur ( KOTIM ) Zainal Abidin, tertanggal 23/05/2021 yang lalu, saya atas nama LSM Tri Sula, tetap akan menuntut secara hukum dan melaporkan kepihak yang berwajib, meski dilakukan mediasi Kemairin Rabu 02/06/2021 yang dimediasi langsung oleh Kepala Kesbangpol Kabupaten Kotawaringin Timur ( KOTIM ) Wim Benung S, Sos.MM Dikantor Kesbangpol yang disaksikan oleh berbagai LSM,dan ungsur muspida lainya memang benar saya memberikan maaf secara pribadi, karna kita sesama manusia tetap harus saling memaafkan ,akan tetapi secara kelembagaan dan saya sebagai Ketua LSM tidak pernah memaafkan atas perbuatan pelecehan yang disertai penghinaan yang dilakukan oleh Kepala Desa, saya tetap akan melaporkan hal tersebut kepihak yang berwajib.

Muazin menambahkan, seperti yang dilangsir disalah satu media yang menyebutkan saya sudah memberikan maaf secara kelembagaan atas nama Ketua LSM Tri Sula, itu sangat tidak benar dan perlu diklarivikasi, yang benar saya memaafkan dan berjabat tangan dengan Kepala Desa yang disaksikan oleh beberapa LSM dan ungsur muspida lainya secara pibadi, dan selanjutya sesuai kesepakatan bersama rekan – rekan untuk memberikan dan tindak lanjut dalam masalah ini, pihak kami minta waktu 3 hari terhitung dari hari Rabu tanggal 02/06/2021 ,ucap Muazin kepada Wartawan Sergapreborn.

” Sementara Kepala Desa Penyaguan Kecamatan Pulau Hanaut, Kabupaten Kotawaringin Timur ( KOTIM ) Zainal Abidin, dalam sambutanya dalam rapat mediasi Dikantor Kedbangpol 02/06/2021, sekira pukul 10.00. Wib mengatakan, saya sebelumnya minta maaf kepada Ketua LSM Tri Sula Muazin Tahta, dan rekan – rekan LSM lainya yang turut hadir dalam rapat ini, saya juga tidak ada maksud untuk menyebutkan kata- kata itu, dan saat itu saya sedang banyak pekerjaan yang harus diselesaikan terlepaslah kata- kata yang tidak senonoh dan tidak baik saya ucapkan kepada LSM Tri Sula Muazin, sekali lagi saya mohon maaf yang sebesar besarnya atas pembicaraan saya yang salah tersebut.tutur Kepala Desa Zainal Abidin kepada rekan – rekan LSM yang mengikuti jalanya rspat mediasi, mengingat hal tersebut pihak LSM masih akan berunding dengan tlrekan+ rekan lainya terkait masalah itu dan minta waktu 3 hari akan memberikan jawaban secara tertulis kepada Kesbangpol ahirnya rapat dibubarkan.
“pungkasnya.( Kar )




LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here