Bekasi

Kisah Seorang Artis Dangdut Memaparkan Perjalanan Hidupnya

Sergapreborn

Terharu sekali mendengar kisah nyata penyanyi dangdut Tya febriyana membuat saya menangis. masa kecil’nya yg penuh menyayat hati. di tinggal org tua’nya krna kembali ke sang pencipta Allah SWT di saat usia 11 tahun. dan Tya febriyana berlanjut menjalankan hidupnya tanpa ke dua org tua’nya. dan tanpa pendidikan apa pun. Tya febriyana stelah orang tua nya meninggal dia tinggal bersama uwa’nya hanya dapat makan seadanya.sedangkan keluarga orang tua nya orang-orang kaya tapi Tya febriyana seperti orang asing.Tya febriyana tak lagi merasakan pendidikan lagi.

dan Tya febriyana memutuskan untuk pergi dari kampung merantau ke kota Bekasi untuk merubah nasib dengan uang 20ribu yang dia minta dari kakeknya ber alaskan kaki sendal cepit dan pelastik hitam berisi bajunya. Tya febriyana saat merantau ke Bekasi usia 12tahun.

dan dia bercerita setelah Tya febriyana sampai kotak Bekasi dia tak tau kemana arah dan tujuanya. akhirnya Tya febriyana bertemu ibu ibu mungkin ibu itu merasakan kasian melihat penampilan Tya febriyana yang membawa kantong keresek hitam dan memakai sendal jepit sebelah kanan dan kiri berbeda dan tengok kanan kiri tak tau arah tujuanya kemana. lalu ibu itu mengajaknya untuk kerumahnya dan Tya febriyana di beri makan dengan lahap nya Tya febriyana makan menikmati makanan itu.lalu ibu itu bertanya nenk mau kemana ada sodara kan di sini.

dengan polosnya Tya febriyana menjawab tak ada saya pergi dari kampung ingin kerja di bekasi. ibu itu bertanya kembali kamu masih kecil mau kerja apa dan di mana orang tua kamu. dengan menangis Tya febriyana menjawab mamah saya sudah meninggal bu. lalu ibu itu menyebut inalillahiwainalilahi rojiun dan menangis memeluk Tya febriyana.

si ibu bertanya kembali lalu sodara di kampung kenapa mengijinkan kamu pergi Tya febriyana menjawab dengan usianya 12 tahun tidak ada yang sayang saya. ibu itu mengerti semuanya dari bahasa Tya febriyana berbicara.

akhirnya ibu itu mau mengasuh Tya febriyana dan hampir memberi pendidikan tapi penderitaan Tya febriyana tak berhenti anak anak ibu itu tak setujuh kalo Tya febriyana ada di rumahnya dan ibu itu harus memilih antara anaknya atau Tya febriyana yang pergi dari rumah ini. ibu itu tak berdaya coba bicara baik baik pada anaknya tapi anak nya tetap pada pendirinya.

lalu ibu itu dengan berat hati dan menangis memeluk Tya febriyana maafin ibu iya nak. dan akhirnya Tya febriyana di bawa kerumah teman ibu itu yang sudah tua tapi ibu itu tinggal sendiri di rumah itu dan membuka warung dan akhirnya Tya febriyana tinggal di rumah teman ibu itu membantu ibu yang sudah tua itu. Tya febriyana merasa sudah nyaman dan menemukan kebahagian tinggal sama ibu tua itu.

(Dit)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button