Kepala Desa Lagadar Margaasih Kabupaten Bandung Asep Jaelani, SH Kumpulkan Seluruh Pelaku Industri Terkait Masalah Ini

Sergapreborn.id | Kab Bandung`Masalah sampah diberbagai daerah di Indonesia termasuk masalah kompleks yang disebabkan oleh berbagai faktor penyebabnya diantaranya `peningkatan volume sampah, pengelolaannya yang belum efektif serta diperparah oleh kurangnya kesadaran masyarakat sehingga hal tersebut berdampak pada pencemaran lingkungan, kesehatan bahkan dampak ekonomi.
Untuk mengatasi masalah tersebut diperlukan pendekatan pendekatan yang holistik yang melibatkan kesadaran masyarakat, cara pengelolaan sampah terpadu dan penegakan hukum, serta mengambil langkah konkret yang nyata seperti meningkatkan kesadaran masyarakat, mengajak dunia industri untuk berperan aktif, menyediakan fasilitas pengelolaan sampah yang memadai dan sebagainya
Atas dasar itulah, Pemdes Lagadar Kecamatan Margaasih Kabupaten Bandung mengundang seluruh pelaku industri yang ada di wilayahnya untuk duduk bersama mencari solusi dalam penanganan sampah, acara tersebut digelar di Ruang Rapat Kantor Desa Lagadar Rabu 30/7.
Kegiatan tersebut langsung dipimpin oleh Kepala Desa Lagadar Asep Jaelani, SH yang didampingi Sekdes Achmad Ali Akbar, Ketua BPD Safari, S. Ip bersama seluruh anggota, Ketua RW, Perwakilan seluruh pelaku Industri serta Bhabinkamtibmas Aipda Afif Luthfi M, Ketua Karang Taruna Deri Priatna.
Dalam kesempatan tersebut, Asep Jaelani yang akrab di sapa Ayah ini mengajak dan meminta kepada para pelaku industri yang ada di daerahnya untuk bersama sama bergotong royong mengatasi masalah tersebut
“Kami mengajak kepada seluruh pelaku dunia industri untuk turut serta dan berkolaborasi dalam penanganan sampah yang ada diwilayahnya masing masing, selama ini kami menangani sendiri masalah tersebut sehingga kurang maksimal hasilnya, karena di Lagadar banyak industri jadinya Kami tidak mampu untuk menyelesaikan permasalahan tersebut sendirian”
“Adanya Tempat Pembuangan Sampah Ilegal menjadi beban tambahan buat Kami, terutama TPS ilegal yang ada dipinggir jalan raya, menjadi kumuh hal tersebut juga dapat menimbulkan kecelakaan lalu lintas, bukan hanya masyarakat saja yang membuang sampah, namun para pengguna jalan juga sambil lewat secara sembunyi sembunyi turut membuang” Lanjut Ayah.
“Oleh karena itu, Kami meminta semua pelaku industri untuk berkolaborasi, berkoordinasi serta bergotongroyong Terkait penanganan sampah bersama Kami, sehingga permasalahan sampah dapat diatasi” Ucapnya.
Untuk mengatasi masalah sampah, Kepala Desa akan menurunkan alat berat yang dibiayai dari kantong sendiri, selanjutnya Asep Jaelani mengajak pelaku industri untuk tetap peduli kepada terhadap kebersihan, selain itu dirinya meminta kepada seluruh pemangku kepentingan untuk terus memberikan edukasi terhadap masyarakat.
Hal yang sama juga diungkapkan oleh Ketua BPD Safari, S. Ip, menurut dirinya selain dari pengurus dan masyarakat, pelaku industri juga harus peduli dengan samoah karena dapat mengundang penyakit serta lingkungan akan menjadi kumuh.
Di tempat yang sama, Ketua Karang Taruna Gelora Remaja Desa Lagadar Deri Priatna mengatakan dengan adanya TPS Ilegal dapat memicu masyarakat untuk ikut membuang sampah, oleh karenan Deri mengusulkan adanya tempat pengolahan sampah, selain itu juga dirinya meminta agar seluruh perusahaan menjaga kebersihan dan juga berkontribusi dalam penanganan sampah tersebut.
Sementara itu, habinkamtibmas Lagadar Aipda Afif Luthfi meminta kepada seluruh RT RW, para tokoh dan lainnya untuk senantiasa terus mengingatkan serta menghimbau warganya agar tidak membuang sampah secara sembarangan. * (Jajang S)
Kepala Desa Lagadar Margaasih Kabupaten Bandung Asep Jaelani, SH Kumpulkan Seluruh Pelaku Industri Terkait Masalah Ini
sergapreborn.id | Kab Bandung
Masalah sampah diberbagai daerah di Indonesia termasuk masalah kompleks yang disebabkan oleh berbagai faktor penyebabnya diantaranya peningkatan volume sampah, pengelolaannya yang belum efektif serta diperparah oleh kurangnya kesadaran masyarakat sehingga hal tersebut berdampak pada pencemaran lingkungan, kesehatan bahkan dampak ekonomi.
Untuk mengatasi masalah tersebut diperlukan pendekatan pendekatan yang holistik yang melibatkan kesadaran masyarakat, cara pengelolaan sampah terpadu dan penegakan hukum, serta mengambil langkah konkret yang nyata seperti meningkatkan kesadaran masyarakat, mengajak dunia industri untuk berperan aktif, menyediakan fasilitas pengelolaan sampah yang memadai dan sebagainya
Atas dasar itulah, Pemdes Lagadar Kecamatan Margaasih Kabupaten Bandung mengundang seluruh pelaku industri yang ada di wilayahnya untuk duduk bersama mencari solusi dalam penanganan sampah, acara tersebut digelar di Ruang Rapat Kantor Desa Lagadar Rabu 30/7.
Kegiatan tersebut langsung dipimpin oleh Kepala Desa Lagadar Asep Jaelani, SH yang didampingi Sekdes Achmad Ali Akbar, Ketua BPD Safari, S. Ip bersama seluruh anggota, Ketua RW, Perwakilan seluruh pelaku Industri serta Bhabinkamtibmas Aipda Afif Luthfi M, Ketua Karang Taruna Deri Priatna.
Dalam kesempatan tersebut, Asep Jaelani yang akrab di sapa Ayah ini mengajak dan meminta kepada para pelaku industri yang ada di daerahnya untuk bersama sama bergotong royong mengatasi masalah tersebut
“Kami mengajak kepada seluruh pelaku dunia industri untuk turut serta dan berkolaborasi dalam penanganan sampah yang ada diwilayahnya masing masing, selama ini kami menangani sendiri masalah tersebut sehingga kurang maksimal hasilnya, karena di Lagadar banyak industri jadinya Kami tidak mampu untuk menyelesaikan permasalahan tersebut sendirian”
“Adanya Tempat Pembuangan Sampah Ilegal menjadi beban tambahan buat Kami, terutama TPS ilegal yang ada dipinggir jalan raya, menjadi kumuh hal tersebut juga dapat menimbulkan kecelakaan lalu lintas, bukan hanya masyarakat saja yang membuang sampah, namun para pengguna jalan juga sambil lewat secara sembunyi sembunyi turut membuang” Lanjut Ayah.
“Oleh karena itu, Kami meminta semua pelaku industri untuk berkolaborasi, berkoordinasi serta bergotongroyong Terkait penanganan sampah bersama Kami, sehingga permasalahan sampah dapat diatasi” Ucapnya.
Untuk mengatasi masalah sampah, Kepala Desa akan menurunkan alat berat yang dibiayai dari kantong sendiri, selanjutnya Asep Jaelani mengajak pelaku industri untuk tetap peduli kepada terhadap kebersihan, selain itu dirinya meminta kepada seluruh pemangku kepentingan untuk terus memberikan edukasi terhadap masyarakat.
Hal yang sama juga diungkapkan oleh Ketua BPD Safari, S. Ip, menurut dirinya selain dari pengurus dan masyarakat, pelaku industri juga harus peduli dengan samoah karena dapat mengundang penyakit serta lingkungan akan menjadi kumuh.
Di tempat yang sama, Ketua Karang Taruna Gelora Remaja Desa Lagadar Deri Priatna mengatakan dengan adanya TPS Ilegal dapat memicu masyarakat untuk ikut membuang sampah, oleh karenan Deri mengusulkan adanya tempat pengolahan sampah, selain itu juga dirinya meminta agar seluruh perusahaan menjaga kebersihan dan juga berkontribusi dalam penanganan sampah tersebut.
Sementara itu, habinkamtibmas Lagadar Aipda Afif Luthfi meminta kepada seluruh RT RW, para tokoh dan lainnya untuk senantiasa terus mengingatkan serta menghimbau warganya agar tidak membuang sampah secara sembarangan. * (Jajang S)



