Polres Karawang Gelar Press Release Terkait Pengungkapan Penemuan Mayat Perempuan

0
34

Karawang, SERGAPreborn.id –

Kepolisian Resort Karawang Polda Jabar AKBP Rama Samtama Putra S.I.K.M.H.MSi menggelar Press Release dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Polsek Klari,” Kamis (1/4/2021).

Tentang Pengungkapan perkara penemuan mayat perempuan dengan TKP Di Kp. Buher RT 002 RW 25 Kelurahan Karangpawitan Kabupaten Karawang.

Dalam rilisnya tersebut Kapolres Karawang didampingi Kasat Reskrim AKP Oliestha Ageng Wicaksana S.I.K.M.H dan Kapolsek Klari AKP Ricky Adipratama, S.H. Paur Humas Ipda Budi Santoso SH.

Kapolres Karawang menjelaskan, pengungkapan perkara penemuan mayat perempuan ini berawal pada Senin tanggal 15 Maret 2021, Sekitar Jam 05:30 Wib telah ditemukan mayat yang diduga korban pembunuhan.

Awal mula kejadian pada hari Minggu tanggal 14 Maret 2021 sekitar Jam 11:30 Wib, korban sempat mengambil pakaian di rumah pelapor berpamitan untuk ke kontrakan yang berada di daerah Rengasdengklok dengan di antar oleh teman korban yang bernama Sdr. F, kemudian pada hari Senin sekitar jam 06:00 Wib, pelapor mendapat kabar dari saksi bahwa korban ditemukan di TKP dalam keadaan telah meninggal dunia.

Akibat kejadian tersebut, korban dibawa ke RSUD Karawang untuk dilakukan Visum Et Repertum, kemudian pelapor W melaporkan kejadian tersebut ke Polres Karawang.

Kapolres mengungkapkan, bahwa dari hasil penyelidikan petugas mendapat informasi orang-orang yang melakukan kontak terakhir dengan korban dan didapat identitas dengan inisial TA. Petugas kemudian mencari keberadaan TA dan didapat informasi bahwa TA berada di daerah Gedebage, Bandung. Petugas menuju ke bandung dan mengamankan TA tanpa perlawanan.

“Saat ini kita amankan TA, 28 Tahun, Pekerjaan Sopir, Alamat Karangpawitan, Karawang (Pasal 363 KUHP dan Pasal 181 KUHP MKA, 57 Tahun, Karyawan swasta, Alamat Karangpawitan, Karawang (Pasal 181 KUHP) dan Dari hasil Otopsi dan pemeriksaan laboratorium menerangkan bahwa kematian korban diakibatkan perdarahan dan tanda mati lemas (Hipoksia) karena tuberculosis paru. Adapun luka-luka yang ditemukan pada tubuh korban adalah akibat saat mayat korban dibawa menuju TKP pembuangan,” Tandas Kapolres.

Ditambahkan, bahwa setelah korban meninggal tersangka TA mengambil barang-barang pribadi korban antara lain, Handphone dan tas berisi dompet korban, dan tersangka terancam Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dan pasal 181 KUHP tentang mengubur, menyembunyikan, mengangkut atau menghilangkan mayat dengan maksud hendak menyembunyikan kematian. Dengan ancaman maksimal 7 tahun penjara.

(Alim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here