Beranda Bandung Empat Daerah Ikuti Bisbol Porprov XV, Perluas Partisipasi Cabang Olahraga

Empat Daerah Ikuti Bisbol Porprov XV, Perluas Partisipasi Cabang Olahraga

16
0

Sergapreborn Bandung – Cabang olahraga bisbol pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026 diikuti empat kontingen kabupaten/kota. Keikutsertaan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas partisipasi sekaligus mendorong perkembangan pembinaan baseball di Jawa Barat.

Pertandingan berlangsung di Lapangan bisbol Sport Jabar Arcamanik. Empat kontingen yang berpartisipasi yakni Kota Bandung, Kabupaten Cirebon, Kota Cimahi, dan Kota Tasikmalaya.

Ketua Panitia Pelaksana, Dadan menyampaikan, Kota Bandung merupakan juara bertahan pada Porprov sebelumnya. Sedangkan Kabupaten Cirebon menempati posisi runner-up. Sementara itu, Kota Cimahi menjadi peserta debutan dalam cabang olahraga baseball.

Kehadiran Kota Tasikmalaya juga menjadi perkembangan tersendiri karena pada Porprov sebelumnya daerah tersebut hanya berpartisipasi dalam cabang olahraga sofbol.

Dadan mengatakan, pertandingan bisbol dijadwalkan berlangsung hingga 9 November 2026 dengan babak grand final sebagai penutup rangkaian kompetisi. Ia berharap seluruh pertandingan dapat berjalan lancar hingga selesai.

Sedangkan Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dispora Kota Bandung, Usep Supriatna mengatakan, penyelenggaraan pertandingan bisbol tetap dapat terlaksana meskipun terdapat sejumlah keterbatasan.

Ia berharap partisipasi kabupaten dan kota dalam cabang olahraga bisbol terus meningkat sehingga semakin banyak daerah yang terlibat dalam kompetisi Porprov mendatang.

“Mudah-mudahan pengembangan-pengembangan itu juga diberikan di semua kabupaten/kota sehingga nanti banyak juga cabang olahraga ini bisa mengikuti Porprov ke depannya,” ujar Usep saat pembukaan pertandingan baseball Porprov XV, Sabtu 7 November 2026.

Menurutnya, semakin luas partisipasi daerah akan membuka kesempatan bagi perkembangan cabang olahraga bisbol sekaligus memperkuat pembinaan atlet di Jawa Barat.

Ketua Perbasasi Jawa Barat, Jajat Darajat, mengatakan pengembangan bisbol dan sofbol ke depan perlu diarahkan pada transformasi pembinaan yang menjangkau lebih banyak daerah dan kelompok usia.

Ia berharap pembinaan tidak hanya berfokus pada atlet yang sudah berada di level kompetitif, tetapi juga mampu menjaring potensi sejak usia dini hingga atlet elite.

“Mudah-mudahan melalui transformasi ini kami ingin menambah pembinaan, populasi pembinaan di seluruh daerah yang ada di Jawa Barat. Mudah-mudahan kita bisa betul-betul menggali potensi dari semua periode, dari usia dini sampai dengan usia elite atlet,” kata Jajat.

Selain memperluas pembinaan, Perbasasi Jawa Barat juga mendorong penerapan sport science sebagai bagian dari pengembangan prestasi bisbol dan sofbol.

Jajat menilai pendekatan berbasis ilmu pengetahuan olahraga tersebut dapat menjadi sarana pendukung dalam meningkatkan kualitas pembinaan atlet.

“Kita semua jangan alergi terhadap sport science, tapi itu adalah sarana pendukung utama sehingga betul-betul sofbol bisbol menjadi yang terbaik terutama di Indonesia,” tuturnya.

Adapun laga pembuka pada cabor ini akan mempertemukan Kota Bandung sebagai juara bertahan dengan tim debutan, yakni Kota Cimahi. (Mulyani)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini