Kalimantan Tengah

Praktisi Hukum Pertanyakan Penanganan Kasus Korupsi Proyek Penataan Makam Mangkrak Dikejaksaan

Sergapreborn, Sampit – Kalteng

Dugaan korupsi proyek penataan makan tahun anggaran 2019, menghabiskan dana hingga miliaran rupiah, diduga kuat mangkrak ditangan Jaksa.

Dugaan itu datangnya dari beberapa praktisi hukum dan lapisan masyarakat, terbukti pada saat itu perkara dugaan korupsi proyek menataan makam ditangani oleh pihak Kejaksaan, dan sudah memanggil beberapa orang saksi ,termasuk mantan Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman Rakyat ( DISPERKIM ) Kabupaten KotawaringinTimur ( KOTIM ) Ahmad Sarwo Oboy, dan memanggil beberapa saksi lainya.

Perlu diketahui perkara dugaan korupsi penataan makam, proyek sirkuit, Kades Kuin, Jembatan Pamalian, ditangani oleh Kejaksaan Negeri Kotim, beberapa bulan yang lalu ,entah masalah itu masih penyelidikan, atau sudah menjadi menyidikan masih belum bisa diketahui nadibnya lantaran pihak Kejaksaan itu sendiri terkesan tertutup dan engan dikonfirmasi awak media.

Dari rentetan beberapa kasus yang ditangani oleh pihak Kejaksaan Negeri Kotim, sejak beberspa bulan yang lalu ,bahkan ada yang sudah beberapa tahun yang lalu tidak ada satupun kasus dugaan korupsi yang merugikan negara ada yang dijadikan tersangka hingga kepenahanan tersangka, maka dari itu patut dicurigai dari beberapa kasus yang ditangani oleh Kejaksaan Negeri Kotim, tidak serius dan memberikan kesan penanganya mentok dikejaksaan.

Sementara menurut Advokat Riduansyah SH.
ketika ditemui dikantornya Senin 06/09/2021, sekira pukul 09.00. Wib mengatakan, sangat disayangkan dari beberapa perkara yang ditangani oleh Kejaksaan Negeri Kotim, kok ga ada yang rampung pwelu dipwrtanyakan penyebabnya, semua perkara kasus proyek yang bermasalah ditangani oleh pihak Kejaksaan, tapi yang sangat disayangkan dalam beberapa kasus yang ditangani tidak ada satupun yang selesai, seharusnya kasus-kasus seprti itu yang harus ditangani secara serius dan dibuktikan kepada publik bahwa masih ada keadilan di tubuh Kejaksaan , kalau semua perkara yang ditangani sudah lama tidak ada penylesaianya, ya patut dicurigai kasus tersebut dipeti eskan oleh pihaknya, dan ada apa, ucap Riduansyah, SH.

Saya lihat dari berbagai pemberitaan dimedia, ada beberapa kasus yang sudah ditangani oleh Kejaksaan, diantaranya proyek sirkuit, proyek jembatan Pamalian, proyek Penataan makam, dan kasus-kasus lainya kenapa hingga saat ini tidak jelas, apakah masalah itu sengaja dipeti eskan lantaran banyak para petinggi petinggi maupun sekelas Kepala Dinas yang suwan ke Kejaksaan? hingga menyebabkan sulit diungkap, kalau benar adanya dugaan itu akan dibawa kemana hukum kita ini, dan keadilan apakah masih ada.

” Sementara untuk menindak lanjuti adanya beberapa kasus yang sedang ditangani oleh Kejaksaan Negeri Kotim, wartawan Sergapreborn, beberapa hari yang lalu ingin konfirmasikan kepada Kepala Kejaksaan Negeri Kotim, namun sangat disayangkan upaya komfirmasi itu gagal dikarnakan pada saat wartawan Sergapreborn, menemui stap Kejaksaan yang berjaga , dikatakan bapak sedang banyak tamu dan tidak bisa diganggu,” ucapnya.( Kr )

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button