Karawang

Proyek Siluman TPT di Desa Karyamakmur di Kerjakan Asal Jadi

Berita Investigasi

Karawang, SERGAPreborn

Terjadi lagi pelaksanaan proyek pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) saluran air di Desa Karyamakmur Kecamatan Batujaya tepatnya di Dusun Tambunsari RT 09/RW 04 yang dikerjakan asal jadi.

Dari pantauan awak media SERGAPreborn dilokasi, proyek pemasangan dasar pondasi batu kali hanya ditumpuk nancap dilumpur tidak memakai adukan pasir dan semen. Sementara pihak pemborong atau rekanan tidak sadar bahwa uang proyek tersebut adalah uang negara alias uang rakyat alih alih dibangunkan turap semau Gue tak berkualitas,” Senin (28/6/2021).

Yang seharusnya dalam juklak juknis secara umum, pemasangan pondasi sebelumnya tanah harus digali terlebih dahulu lalu adukan pasir dan semen ditabur, selanjutnya barulah batu kali dipasang diatas adukan pasir dan semen tersebut guna batu kali dasar pondasi kuat menancap melekat pada adukan jadi kokoh dan kuat. Namun Fakta dilokasi proyek sangat miris dan berbeda dalam pengerjaannya, dalam keadaan banjir dan berlumpur pemasangan pondasi batu kali itu dikubur kedalam lumpur yang berair. 

Parahnya lagi, dilokasi pelaksanaan proyek pembangun TPT saluran air tersebut tidak terpampang papan informasi proyek sehinga warga masyarakat setempat kebingungan dan bertanya tanya. Apakah kerjaan TPT tersebut didanai dari anggaran Dana Desa (DD) atau APBD ataukah APBN.. Mungkinkah dari Aspirasi dewan ? Karena proyek tersebut tidak memasang papan informasi proyek. Apakah UU Keterbukaan Informasi Publik (KIP) tidak berlaku di Kabupaten Karawang ? 

Dilokasi proyek yang sedang berjalan, salah seorang pekerja yang enggan disebutkan namanya mengatakan, bahwa proyek pembangunan TPT saluran air itu pekerjaan dari Pemerintah Desa.

“Adapun masalah papan informasi proyek itu urusan beliau,” ucapnya. Tak jelas siapakah beliau yang dimaksud

Lain halnya dengan penuturan warga setempat yang enggan disebutkan namanya mengatakan, proyek pembangunan TPT tersebut pekerjanya dari kuningan dan Bogor.

“Kurang lebih pelaksanaan proyek pembangunan TPT saluran air sudah berjalan kisaran 4 harian,” ujarnya. 

Dengan adanya uang negara alias uang rakyat yang dibangunkan semau gue, maka kami mohon kepada pihak Dinas PUPR Karawang serta pengawas yang bertugas agar turun langsung sidak kelapangan, jika ditemukan pekerjaan yang tidak sesuai Sepac dan Bestec harap disangsi misal perpanjangan volume atau ditangguhkan uang anggaran.

(Alim)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button