Cirebon

Sosialisasi Saber Pungli Para Kepala Desa Kecamatan Greged dan Kecamatan Beber

Cirebon Sergapreborn

Unit pemberantasan pungutan liar (UPPL) kabupaten cirebon sosialisasi pemberantasan sapu bersih pungutan liar di lingkungan pemerintah kecamatan greged dan kecamatan beber cirebon kabupaten cirebon dilaksanakan di kantor kecamatan beber pada hari selasa tanggal 15 juni 2021 dari mulai jam 09’00 wib, sampai dengan selesai.

Sosialisasi tersebut diselenggarakan oleh pemerintah daerah kabupaten cirebon dalam rangka mencegah pungli pada aparatur sipil negara dalam pelayanan terhadap masyarakat.

Kegiatan sosialisasi yang dihadiri oleh unsur sekertaris UPP. Kabupaten cirebon bapak AKP soemedi , S.H, M.Si. Pokja pencegahan satgas saber pungli
bapak AKP H. sanawi, beserta bapak iwan, S.H.,M.H. Pokja pencegahan satgas saber Pungli.

Tim pelaksana sosialisasi saber pungli menjelaskan kegiatan sosialisasi ini untuk memberikan kesadaran yang tinggi kepada kepala desa / lurah dalam melaksanakan tugas, sehingga setiap pelayanan dapat terlaksana dengan baik. semoga kegiatan sosialisasi saber pungli dapat terlaksana dengan baik, kegiatan sosialisasi saber pungli dapat memberikan kerja yang nyata, karena kita adalah pelayan masyarakat.

Banyak faktor yang menyebabkan pungli terjadi dalam penyelenggaraan pelayanan kepada masyarakat, antara lain adanya penyalahgunaan wewenang jabatan, pangkat atau kewenangan, faktor mental, karakter atau prilaku, tentunya faktor ekonomi, penghasilan tidak cukup, hingga lemahnya system kontrol dan pengawasan dari atasan, ungkapnya.

Lebih lanjut menurut salah satu tim sosialisasi mengungkapkan diperlukan dukungan dari seluruh unsur masyarakat agar saling mengawasi serta memberikan laporan setiap menemukan kegiatan pungli yang terjadi di wilayahnya serta tidak terlibat memberikan ruang bagi terjadinya praktek pungli dalam pelayanan publik.

Untuk itu beliau menghimbau apabila ada yang menemukan atau mengetahui praktek pungli, maka diharapkan dapat melaporkan kepada UPPL Kabupaten cirebon untuk ditindaklanjuti.

Selanjutnya menurut salah satu tim sosialisasi menegaskan tentang sosialisasi unit pemberantasan pungutan liar di kabupaten cirebon, yang bertugas dan bertanggungjawab melaksanakan pemberantasan pungutan liar secara tegas, terpadu, efektif dan efisien di kabupaten cirebon, sesuai kewenangan dengan berpedoman pada peraturan perundangan – undangan.

Sosialisasi saber pungli ini sasaran tentunya banyak terjadi di berbagai bentuk pelayanan publik, terkait ekspor, impor, penegakan hukum, perizinan, kepegawaian, pengelolaan keuangan, pendidikan, pengadaan barang juga jasa, serta kegiatan pungli lainnya yang meresahkan masyarakat, pungkasnya.

Sementara, menurut tim sosialisasi UPPL, mengatakan bahwa dalam hal pengelolaan keuangan, kepala desa dan perangkat desa harus memahami regulasi, data dan fakta serta diperkuat dengan akuntabilitas dan transparan.

Akuntabilitas dan transparansi merupakan faktor utama dalam menjalankan pengelolaan keuangan, dan harus diperkuat dengan perencanaan, pelaksanaan, pertanggungjawaban dan Pelaporan.

Pungli adalah fenomena sosial yang terjadi diseluruh pelosok tanah air dan sudah melanda pada pelayanan publik. Hal tersebut bukan hanya menjadi perhatian masyarakat cirebon jawa barat, tetapi sudah memperoleh perhatian dunia.

Sosialisasi UPPL dilaksanakan sebagai bentuk pencegahan terjadinya praktek pungli pada aparatur pemerintah. aparatur pemerintah dituntut untuk memahami serta memiliki kesadaran kolektif untuk taat pada aturan – aturan yang telah ditetapkan.

Pungutan liar adalah musuh kita bersama, oleh karena itu, segala bentuk pungutan liar segera diberantas secara tegas. Mudah – mudahan, dengan adanya sosialisasi saber pungli, kebiasaan – kebiasaan buruk dalam melayani masyarakat sudah tidak ada lagi, ujarnya.

{ Ade Aang Kusnadi }

Sergapreborn

Menegakan Kebenaran Demi Hukum

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button