Kalimantan Tengah

Tambang Emas Ilegal Gunakan Alat Berat Exsavator di Kecamatan Kapuas Tengah Diminta Polda Kalteng Menindak Tegas

Sergapreborn, Kapuas – Kalteng. Penambang emas /sirkon tanpa izin (Peti) dikecamatan Kapuas Tengah Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah, ( Kalteng ) semakin tidak terkendali.

Sedikitnya ada sepuluhan alat berat jenis exsavator yang sedang menjalankan aktivitasnya mengeruk tanah yang tidak jauh dari jalan raya, kegiatan ilegal ini sejak beberapa tahun yang lalu hingga saat ini tidak tersentuh hukum.

Hal tersebut dibuktikan saat tim wartawan Sergapreborn, kelokasi penambang, Jum at, 11/02/2022, sekira pukul 13.00. Wib terdapat puluhan penambang emas, yang sedang bekerja yang tidak jauh dari jalan raya.

“Ironisnya lagi kegiatan tambang ilegal menggunakan alat berat jenis exsavator tersebut, tidak jauh dari pemukiman warga dan Kantor Polsek Kapuas. Tengah , apakah pihaknya selama ini tidak tau adanya kegiatan tambang ilegal, atau memang sengaja dibiarkan .

Bahkan penggalian tanah tersebut bukan hanya dilakukan di dalam hutan, atau jauh dari jalan raya, penambang emas liar tersebut menurut sumber informasi dikelola oleh pengusaha besar sehingga semakin merajalela, bahkan kegiatan penambang tersebut tergolong sangat berani lantaran sudah merambah membuka penambangan di dekat jalan raya.

Sementara menurut salah satu pengusaha tambang yang juga memiliki beberapa alat berat jenis exsavator, H. (MN) ketika ditemui dikediamanya yang terletak dipasar pujon, sekira pukul 10.00. Wib, Jumat, 11/02/2022, mengatakan, saat ini saya tidak bekerja tambang lagi dan saya sekarang cuma beli emasnya saja , kalau yang masih kerja tambang dan alat beratnya banyak H. IM, H. MW, H PJR, H. RUS, dan IC, dan yang lain masih banyak semuanya ada sepuluh unit exsavator yang sedang bekerja, ucap H. MN.

Coba kalian lihat di Desa Tapen seberang kalau malam-malam mereka semua kerja bebas saja, karena sudah dikondisikan semua sama yang punya alat berat exsavator, kalau saya terahir kerja tahun 2020, yang lalu, kata H.MN.

Sementara menurut ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Nasional Coruption Whatch ( NCW) Perwakilan se Kalimantan Aminudin, kepada wartawan sergapreborn, menangapi adanya penambang liar yang tidak mengantongi ijin tersebut, tentunya perlu ketegasan dari pihak penegak hukum untuk menindak tegas para pelakunya, apalagi penambang emas, dan sirkon itu sudah menggunakan alat berat jenis exsavator, bahkan sesuai dari sumber warga yang saya dapat ada puluhan exsavator siang dan malam bekerja dilokasi tersebut,kata, Aminudin.

Kegiatan penambangan ilegal itu sangat mustahil kalau pihak aparat terdekat sampai tidak tau, harapan saya kepada pihak Kapolda Kalteng, segera menindak tegas para pelaku menambang liar itu hingga keakar akarnya, pungkasnya

.( Kr )

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button