Banjar
Trending

Satuan Reskrim Polres Banjar, Ungkap Kasus Ciptakan Dokumen Elektronik Palsu

Sergapreborn Banjar Polres Banjar Polda Jabar – Satuan reserse kriminal berhasil mengungkap kasus ciptakan dokumen elektronik yang dianggap seolah-olah data yang otentik berupa berkas Sertifikat Kompetensi Kerja ( SKK). Selasa (30/08/2022).

Tersangka MMR berhasil dibekuk oleh Petugas berawal dari Laporan korban M.Ichwanto, 37 tahun, alamat Kelurahan hegarsari, Kecamatan hegarsari, Kota Banjar. melaporkan tentang adanya 15 lembar sertifikat kompetensi kerja (SKK) palsu dan menyerahkan bukti-bukti yang lain ke penyidik Satuan Reskrim Polres Banjar.

Sebelumnya korban mengetahui bahwa ke 15 lembar sertifikat kompetensi kerja (SKK) setelah di scan barcode tidak terdaftar atau bisa dikatakan palsu.

“Setelah dilakukan penyelidikan dan bukti permulaan yang cukup kemudian diamakanlah tersangka MMR dirumahnya tanpa perlawanan dirumahnya ,”ungkap Kapolres Banjar, AKBP Bayu Catur Prabowo, S.H., S.I.K., M.M. pada saat Konfrensi pers tadi pagi.

Dari perkara tersebut penyidik berhasil menyita barang bukti berupa 15 lembar sertifikat kompetensi kerja (SKK), laptop,HP, Printer dan flasdisc yang dipergunakan oleh tersangka MMR untuk memuluskan aksinya

Kasat Reskrim AKP Nandang Rokhmana S.H., M.H. menambahkan bahwa akibat dari perkara ini korban mengalami kerugian sebesar Rp.37.450.000,- (tiga puluh tujuh juta empat ratus lima puluh ribu rupiah)

Tersangka MMR diamankan di rumah tahanan negara Polres Banjar untuk mempertanggung jawabkan perbuatanya dan disangkakan dengan pasal 35 jo pasal 51 ayat (1) Undang Undang RI No.19 tahun 2016 tentang perubahan atas undang Undang RI No.1 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektonik dan atau pasal 378 dan atau 372 KUHPidana.

Saat ini Tersangka MMR diancam dengan kurungan paling lama 15 tahun atau denda paling banyak Rp. 12 milyar.

Lebih lanjut Kapolres Banjar berharap kepada warga masyarakat untuk berhati-hati dan jangan mudah percaya terhadap orang yang menjanjikan sesuatu yang akhirny merugikan diri sendiri.

(Ceps)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button